APBD Jombang 2023 Rp2,6 Triliun, Lubang Jalan Menganga di Mana-mana

Sementara itu, menurut pantauan Samudra Fakta, hingga menjelang akhir Maret 2023 ini, jalur Panemon-Pasar Tapen yang sudah terkenal sebagai jalur paling rusak parah masih “dihiasi” banyak lubang dalam yang digenangi air ketika hujan turun. Aspalnya pada retak, bahkan di banyak bagian sudah mengelupas sama sekali.

Jalur Panemon-Pasar Tapen, Jombang. (SF)

Warga sekitar jalan tersebut kerap mengeluhkan kerusakan tersebut. Ketika Samudra Fakta mendatangi lokasi ini, Selasa, 21 Maret 2023 sore, terdengar keluhan dari warga yang melintasi jalan: “Dalan kok elek e koyo ngene yo, yooo (Jalan kok jelek begini, sih).” Beberapa warga tampak turun ke jalan untuk mengatur lalu lintas agar kendaraan roda 2 maupun 4 bermuatan kecil hingga besar yang melintas tidak sampai terperosok di lubang yang menganga di mana-mana.

Di titik lainnya, yaitu dari arah Sukorame menuju perbatasan Jombang-Lamongan, juga banyak jalanan berlubang lumayan dalam. Kondisi tersebut merata hingga perbatasan Lamongan. Kerusakan tersebut sangat membahayakan pengendara, terutama kendaraan bermuatan berat, karena lubang-lubang itu ada di jalanan yang banyak tikungannya. Kondisi ini ironis, mengingat jalur tersebut merupakan jalur perekonomian alternatif penghubung Lamongan-Jombang via Ploso, yang menjadi lalu-lintas truk-truk bermuatan barang yang hendak menuju ke Mojokerto, Kediri, dan Madiun.

Bacaan Lainnya
Jalur Sukorame yang menghubungkan Lamongan-Jombang. Jalur ini merupakan jalur perekonomian alternatif yang masuk dalam jalan provinsi. (SF)

Jalur tersebut memang merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Timur, termasuk jalan provinsi, namun bukan berarti pemerintah daerah pasif atau tidak boleh menanganinya. Pemkab Jombang mungkin bisa melakukan studi banding ke Kabupaten Bojonegoro, di mana pemerintah daerah di sana memiliki inisiatif untuk memperbaiki jalur negara dan provinsi secara swadaya dengan dana daerah, demi memberikan fasilitas terbaik untuk warganya.

Sedangkan dari jalanan Pasar Peterongan menuju arah Mojongapit, yang letaknya tidak jauh dari pusat kota, dijumpai jalanan yang retak dan banyak tambalan; mulai dari retakan dan tambalan kecil hingga besar. Jika dibiarkan, bisa menjadi lubang yang besar. Apalagi tambalan-tambalan yang ada di jalanan Mojongapit juga mulai rusak lagi.

Jalur Peterongan-Mojongapit, Jombang, yang aspalnya pada retak. (SF)

Maka dari itu, tidak heran apabila mahasiswa menilai bahwa banyak program Pemkab Jombang yang tidak tepat sasaran, sehingga mereka meminta transparansi alokasi anggaran daerah.

(Tim Samudra Fakta)

Pos terkait