Sebanyak 32.000 mustahik menerima zakat mal dari Yayasan Masjid Muhammad Cheng Hoo Indonesia selama Ramadan 2026. Total dana yang dihimpun menembus Rp18 miliar dan disalurkan secara bertahap kepada warga prasejahtera di Surabaya.
Yayasan Masjid Muhammad Cheng Hoo Indonesia konsisten menebar kebaikan di bulan suci Ramadan. Tahun ini, sebanyak 32.000 mustahik menerima zakat mal yang disalurkan yayasan tersebut.
Total dana yang dihimpun menembus lebih dari Rp18 miliar, dengan sekitar Rp16 miliar di antaranya berupa uang tunai yang langsung diberikan kepada penerima manfaat.
Dewan Penasihat Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia, Muhammad Yusuf Bambang Sujanto, memastikan penyaluran zakat dilakukan berbasis data dan melalui proses verifikasi yang ketat agar bantuan tepat sasaran.
“Untuk hari ini (Rabu sore) ada 3.000 warga yang menerima bantuan. Data sudah diverifikasi, dan ini merupakan hari kelima pembagian zakat,” ujarnya, Rabu (4/3/2026) sore.
Kolaborasi Lintas Elemen Sosial
Penyaluran zakat tahun ini juga diperkuat melalui kolaborasi lintas elemen masyarakat dan lembaga internasional.
Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Surabaya menyerahkan 400 paket sembako kepada masyarakat prasejahtera. Selain itu, Yayasan Bhakti Persatuan turut menyalurkan 500 paket bantuan untuk warga yang membutuhkan.
Konsul Jenderal RRT di Surabaya, Ye Syu, menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum penting untuk menunjukkan kepedulian dan solidaritas sosial.
Karena itu, pihaknya menyalurkan donasi serta paket kebutuhan pokok kepada warga Muslim yang membutuhkan.
Ia berharap kerja sama kemanusiaan antara berbagai pihak di Surabaya dapat terus diperkuat sehingga mempererat persahabatan antara rakyat Tiongkok dan Indonesia.
“Ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk meneruskan semangat persahabatan dan memberikan dukungan kepada masyarakat. Selamat menunaikan ibadah puasa dan selamat bulan suci Ramadan kepada seluruh sahabat Muslim di Surabaya dan sekitarnya,” kata Ye Syu.
Apresiasi Pemerintah Kota Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi capaian zakat yang berhasil dihimpun dan disalurkan oleh pengurus Masjid Cheng Hoo.
Menurutnya, sejak awal pihak pengurus telah menyampaikan komitmen untuk menyalurkan zakat secara luas kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ia menegaskan bahwa bantuan zakat sebaiknya diprioritaskan untuk warga Kota Surabaya yang masuk kategori miskin dan pramiskin.
“Waktu itu saya sampaikan, kalau menunaikan zakat mari kita prioritaskan untuk warga Surabaya. Karena masih banyak saudara kita yang membutuhkan,” ujar Eri.
Ia menjelaskan bahwa data penerima bantuan dihimpun berdasarkan kategori desil 1 hingga 5 agar penyaluran tepat sasaran.
Masing-masing penerima memperoleh uang tunai sebesar Rp500 ribu, ditambah bantuan lain dalam berbagai bentuk.
“Siapa pun yang tergerak membantu sesama, dialah bagian dari kepemimpinan kota ini. Kalau zakat dan kebaikan ini disatukan, insyaallah tidak ada lagi warga yang tertinggal karena kemiskinan,” tegasnya.
Eri juga menyampaikan terima kasih kepada DPR RI, DPD RI, serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dinilai terus menjaga ukhuwah dan memperkuat kebersamaan di Surabaya.
“Ini bukti Surabaya adalah kota yang plural, penuh persaudaraan dan gotong royong. Energi kebersamaan ini luar biasa. Tugas saya adalah menyatukan seluruh potensi kebaikan itu. Mewakili jajaran Pemkot Surabaya dan seluruh warga, khususnya para penerima zakat hari ini, saya menyampaikan terima kasih,” tandasnya.***





