Ernando Ari Tembus 100 Laga Bersama Persebaya, Dari Akademi hingga Jadi Tembok Terakhir Bajul Ijo

Ernando Ari
Ernando Ari. - IG Ernando Ari Sutaryadi
Penjaga gawang Persebaya Surabaya, Ernando Ari, resmi mencatatkan 100 penampilan bersama Bajul Ijo. Capaian ini menjadi penanda perjalanan panjangnya dari akademi hingga dipercaya sebagai kiper utama klub kebanggaan Surabaya.

Penjaga gawang Persebaya Surabaya, Ernando Ari, menorehkan tinta emas dalam karier profesionalnya. Pemuda yang kerap disapa Nando itu resmi mencatatkan 100 penampilan bersama Persebaya.

Seratus penampilan adalah angka yang tidak lahir dari kebetulan. Di baliknya ada latihan keras, tekanan yang tak selalu terlihat, serta kepercayaan yang dijaga setiap hari. Bagi Nando, capaian 100 laga bersama Persebaya menjadi penanda perjalanan panjangnya tumbuh bersama klub yang ia bela dengan sepenuh hati.

Nando tak menampik rasa harunya ketika menyentuh angka tersebut. Angka 100 baginya bukan sekadar catatan statistik, melainkan rangkuman dari kerja keras, kesabaran, serta kepercayaan yang terus ia jaga sejak pertama kali mengenakan seragam Persebaya.

Bacaan Lainnya

“Saya sangat bahagia dan bangga bisa mencatatkan 100 penampilan bersama Persebaya. Ini bukan perjalanan yang singkat, dan saya sangat bersyukur bisa terus dipercaya serta membantu tim sejauh ini,” ungkap Nando, dikutip Kamis (5/3/2026).

Berawal dari Akademi Persebaya

Perjalanan Nando bermula dari EPA Persebaya. Di level pembinaan, Nando ditempa dalam kompetisi usia muda, belajar memahami tekanan pertandingan, memperkuat mental, serta mengasah refleks dan ketenangan di bawah mistar.

Dari akademi itulah fondasi kariernya dibangun pelan, tetapi kokoh.

Kesempatan tampil di level profesional datang pada Liga 1 musim 2021/2022. Nando menjalani debut bersama tim senior saat menghadapi Borneo FC Samarinda. Laga tersebut menjadi gerbang menuju babak baru dalam hidupnya sebagai pesepak bola profesional.

Sejak debut tersebut, Nando terus berproses. Ia bersaing, belajar dari kesalahan, dan memanfaatkan setiap peluang yang datang. Kepercayaan demi kepercayaan mulai ia dapatkan hingga akhirnya mengamankan posisi sebagai kiper utama Persebaya.

Penyelamatan Penalti yang Tak Terlupakan

Dari perjalanan panjang itu, lahir berbagai momen penting yang membentuk karakternya sebagai penjaga gawang, termasuk satu laga yang selalu ia kenang.

Pos terkait