Wamenkes Sebut Rokok Ancam Gizi Anak

Penanggulangan TB
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr Benjamin Paulus Octavianus, SpP(K) FISR. - Humas Unair

Ia menyatakan siap menjadi jembatan antara aspirasi petani tembakau dan kebijakan kementerian terkait. Tujuannya agar proses peralihan komoditas tidak memutus sumber penghidupan warga.

“Negara tidak akan meninggalkan petani tembakau sendirian. Kuncinya adalah komitmen politik. Kita benahi kesehatan bangsanya, tapi kita pastikan perut para petaninya tetap kenyang,” pungkas Benjamin.

Pesan utama Wamenkes jelas: perang melawan adiksi nikotin bukan sekadar urusan kesehatan paru. Ia menyangkut kualitas gizi anak, daya tahan ekonomi keluarga, masa depan produktivitas nasional, dan arah Indonesia Emas.***

Bacaan Lainnya

Pos terkait