Studi mengungkap jika VO2 max bisa memprediksi umur panjang. Dokter menyebut efeknya langsung terasa.
__________
Generasi muda mulai menaruh perhatian pada VO2 max, indikator kebugaran yang mengukur kapasitas tubuh menyerap dan menggunakan oksigen. Bukan lagi sekadar soal berat badan atau tekanan darah, VO2 max kini dipandang sebagai cermin kondisi jantung, paru-paru, dan metabolisme.
“Kalau melihat rekomendasi WHO, cukup 105 menit aktivitas fisik per minggu. Itu bisa dibagi 15 menit per hari. Konsisten bergerak akan meningkatkan imun dan mencegah penyakit ringan seperti batuk,” kata lifestyle influencer Gerald Vincent, Selasa, 26 Agustus 2025.
Ia menekankan, peningkatan VO2 max tidak harus dari olahraga berat. “Kalau suka dance, lakukan saja. Dance mendukung kesehatan jantung dan melancarkan aliran darah ke paru-paru,” ujarnya.
VO2 max lama dikenal di dunia atletik, namun kini merambah masyarakat umum. Studi terbaru menyebut, indikator ini bisa memprediksi harapan hidup: semakin tinggi angkanya, semakin besar peluang hidup sehat lebih lama.
Kabar baiknya, aktivitas sederhana bisa mendongkrak VO2 max. Dance 15 menit per hari, misalnya. Gerakan singkat tapi aktif terbukti memperkuat sistem kardiovaskular, melancarkan pernapasan, sekaligus memperbaiki suasana hati.
Dokter paru dan onkologi, dr. Moh Ramadhani Soeroso alias dr. Deni Soeroso, menegaskan manfaatnya. “Saat tubuh aktif, jantung bekerja lebih efisien. Paru-paru pun menyerap oksigen lebih optimal,” katanya.
Menurut dr. Deni, tubuh yang terlatih akan menghasilkan lebih banyak mioglobin, zat penting untuk menyimpan oksigen di otot. “Ini memperlancar pembakaran energi dan mencegah penumpukan asam di otot maupun jaringan paru,” jelasnya.
Peningkatan VO2 max bukan sekadar soal stamina olahraga, tapi juga efisiensi sistem tubuh: dari sirkulasi darah, metabolisme energi, hingga perlindungan dari infeksi ringan. Dance bahkan digunakan dalam terapi karena terbukti menurunkan stres dan memperkuat kesehatan mental.
Menariknya, siapapun bisa memulai tanpa alat atau biaya. Cukup pilih lagu favorit, ikuti gerakan dance populer, dan sisihkan 15 menit. “Gerakan ringan setiap hari adalah investasi kesehatan. Tidak perlu keluar rumah, cukup bergerak aktif dari dalam rumah,” tutup dr. Deni. ***




