“Masya Allah..Terima kasih bu @astivinvinvin coach @dputomo27.dp Jujur foto-foto yang kalian kirimkan ini membuat saya terharu. Allah hari ini mengabulkan doa dan harapan bocil-bocil ini @nandoariiiss @komangteguh4 @bagaskaffaa untuk bisa tampil di Olimpiade Paris 2024 yang mereka tulis 6 tahun lalu pada selembar kertas karton putih saat gelaran AFC Cup U16 2018 di Malaysia. Doa terbaik untuk mereka dan Timnas U23″.
Kalimat di atas adalah keterangan foto yang diunggah akun Instagram @coachfakhri, mantan pelatih timnas Indonesia pada perhelatan AFC Cup U16 2018 di Malaysia. Anak asuh Fakhri Husaini bermain spartan dan berhasil lolos dari grup neraka. Indonesia tergabung dalam grup C. Mereka harus bersaing dengan Iran, India, dan Vietnam. Perjuangan Ernando Ari dkk hanya sampai di babak 8 besar. Mereka kalah melawan Australia dengan skor 3-2.
Kendati demikian, Fakhri berhasil menancapkan keberanian untuk memiliki cita-cita setinggi langit kepada pemainnya. Foto-foto yang diunggah oleh Fakhri menunjukkan bocil-bocil yang kini bermain di Piala Asia U-23, berani bermimpi dan melangkah untuk mewujudkan cita-cita.
Ernando Ari, Komang Teguh, dan Bagas Kaffa, bahkan sudah semakin dekat dengan impian yang mereka tulis saat masih bermain di Timnas Indonesia U-16. Perjalanan mereka menuju Olimpiade 2024 di Paris memang tidaklah mudah.
Ernando dan Komang kini menjadi tulang punggung Timnas U-23 di Piala Asia U-23 2024. Kontribusi mereka sangat signifikan, membawa Indonesia ke semifinal setelah mengalahkan Korea Selatan 11-10 melalui adu penalti.
Komang, yang berperan sebagai bek, telah mencetak dua gol, sementara Ernando telah melakukan banyak penyelamatan penting selama turnamen, termasuk menahan dua tendangan penalti dari pemain Korea Selatan.
Dengan lolosnya Timnas Indonesia U-23 ke semifinal, impian Ernando, Komang, dan Bagas semakin mendekati kenyataan. Sesuai regulasi, juara, runner-up, dan peringkat ketiga Piala Asia U-23 2024 akan secara otomatis mendapatkan tiket ke Olimpiade Paris 2024.





