LISBON — Cristiano Ronaldo lekat dengan rekor. Striker timnas Portugal itu kembali membuat sejarah dalam dunia sepak bola. Pada Kamis (5/9/2024) malam yang bersejarah itu, CR7 —julukan lain Ronaldo—mencetak gol ke-900 dalam kariernya yang gemilang, menegaskan posisinya sebagai salah satu penyerang paling mematikan dalam sejarah sepak bola.
Gol tersebut tercipta dalam laga UEFA Nations League ketika Portugal menghadapi Kroasia, di mana Ronaldo membawa Portugal menang 2-1, Estadio da Luz, Kota Lisbon, Portugal. Saat bola menggetarkan jala gawang, sang megabintang berlutut di dekat bendera sepak pojok, membiarkan emosinya tumpah.
Tangis haru Ronaldo menggambarkan betapa besar arti pencapaian ini. “Sangat emosional karena ini merupakan sebuah pencapaian,” ujar Ronaldo seperti dilansir BBC Sport. “Sepertinya ini seperti pencapaian lainnya. Namun hanya saya yang tahu, dan orang-orang di sekitar saya, betapa sulitnya untuk bekerja setiap hari. Untuk tetap bugar secara fisik dan psikologis, untuk mencetak 900 gol.”
Gol ke-900 ini merupakan torehan ke-131 Ronaldo untuk Portugal. Sebagai penyerang yang memulai kariernya di Sporting Lisbon, Ronaldo kemudian menjelajahi pentas sepak bola dunia bersama klub-klub elite seperti Manchester United, Real Madrid, Juventus, dan kini Al-Nassr. Sejak debutnya di klub Portugal itu pada tahun 2002, ia terus menerus menaklukan setiap tantangan yang ada di hadapannya.
Gol pertama Ronaldo untuk Sporting terjadi pada 7 Oktober 2002. Ketika itu, seorang remaja berusia 17 tahun, delapan bulan, dan tiga hari mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 atas Moreirense. Dari sinilah legenda CR7 dimulai.
Manchester United kemudian menjadi saksi eksploitasi Ronaldo selanjutnya. Di sana, ia mencetak 118 gol dalam 293 pertandingan, sebelum berangkat ke Real Madrid pada tahun 2009 dengan nilai transfer 94 juta euro—rekor dunia saat itu. Bersama klub raksasa Spanyol tersebut, Ronaldo mencapai puncak kariernya, mencetak 450 gol dalam 438 pertandingan selama sembilan tahun.
Setelah Real Madrid, Ronaldo melanjutkan petualangannya ke Italia bersama Juventus, mencatatkan 101 gol dalam tiga tahun, sebelum akhirnya kembali ke Manchester United pada tahun 2021. Meski kembalinya ke Old Trafford tidak berakhir seperti yang diharapkan banyak orang, ia tetap berhasil menambah 27 gol dalam 54 pertandingan. Kini, bersama Al-Nassr di Arab Saudi, ia terus mencetak gol demi gol, dengan total 68 gol hingga kini.
Hebatnya, Ronaldo menunjukkan performa luar biasa bahkan di usia yang sudah tidak muda lagi. Menurut Opta, 437 dari 900 golnya dicetak setelah ia berusia 30 tahun. Ini menunjukkan tekadnya yang tidak pernah pudar untuk terus berkompetisi di level tertinggi.





