Klarifikasi medis menegaskan Lula Lahfah meninggal akibat henti jantung mendadak karena kelelahan kronis, bukan penyalahgunaan gas Whip Pink.
Tag: Obituari
Amal Fathullah Zarkasyi Wafat, Gontor Berduka
Amal Fathullah Zarkasyi, pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, wafat 3 Januari 2026 di Solo, meninggalkan jejak penting pendidikan Islam modern.
Epy Kusnandar Berjuang Melawan Kanker Otak Sejak 2011
Epy Kusnandar meninggal pada 3 Desember 2025 setelah lama berjuang melawan kanker otak, penyakit yang ia derita sejak 2011. Artikel ini mengulas perjalanan sakitnya dan gejala umum kanker otak.
Antasari Azhar Tutup Usia: Akhir Perjalanan Penegak Hukum yang Pernah Dikriminalisasi
Antasari Azhar, mantan Ketua KPK periode 2007–2009, meninggal dunia pada usia 72 tahun setelah lama sakit. Sosoknya dikenang karena ketegasan dalam pemberantasan korupsi dan kasus hukum yang pernah menimpanya.
Mengenang Pakubuwono XIII, Raja Solo yang Nyeni, Sang ‘Pemadam Api’ dan Perpecahan
Pakubuwono XIII Hangabehi wafat di usia 77 tahun. Dua dekade memimpin, ia dikenang sebagai raja penyatu dan pemulih martabat Keraton Surakarta yang menorehkan warisan harmoni dan pelestarian budaya Jawa.
Wasiat Ki Anom Suroto Sebelum Berpulang: “Titip yo, Tutukno Lakune Bapakmu…”
Maestro dalang legendaris Ki Anom Suroto wafat di Solo pada Kamis pagi, 23 Oktober 2025. Ia meninggalkan pesan penuh makna untuk anak-anaknya agar melanjutkan warisan seni dan menjaga kerukunan.
Acil Bimbo Tutup Usia, Wariskan Lagu Abadi dan Cinta Budaya Sunda
Kiprah Acil tak berhenti di panggung musik. Ia aktif sebagai budayawan, memimpin LSM Bandung Spirit, dan membina berbagai organisasi sosial.
Kwik Kian Gie Tutup Usia, Sahabat Gus Dur yang Pernah Jadi “Jenderal Ekonomi” dan Dianggap Mengkhianati
Bagi banyak orang, Kwik bukan hanya seorang pengamat ekonomi yang tajam dan tegas. Ia juga sahabat dekat Gus Dur. Hubungan keduanya dibangun jauh sebelum keduanya masuk ke dunia politik.
Kwik Kian Gie Tutup Usia di 90 Tahun, Eks Menko Ekuin dan Tokoh Pendidikan Indonesia
Kwik sebelumnya dirawat di RS Medistra selama sekitar dua bulan karena gangguan pencernaan yang menahun.
Obituari Diogo Jota (1996–2025)—Bintang Liverpool dan Timnas Portugal yang Terenggut di Puncak Karier
Ia pergi terlalu cepat, namun namanya akan terus hidup dalam memori para pencinta sepak bola — sebagai pemain yang bermain dengan hati, dan sebagai manusia yang mencintai dengan tulus.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









