Surabaya Cetak Rekor MURI Lewat Penyuluhan TBC Serentak di 1.361 RW

Acara “Merdeka TBC” di Balai RW 3 Kelurahan Jambangan, Kecamatan Jambangan. - Samudrafakta/Kontributor
Pemkot Surabaya libatkan 27 ribu kader kesehatan dan untuk warga lawan TBC, demi target eliminasi 2030.

__________

Surabaya kembali mencatat sejarah. Kali ini lewat gebrakan kesehatan publik. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) usai menggelar penyuluhan Tuberkulosis (TBC) serentak di 1.361 RW.

Acara bertajuk “Merdeka TBC” itu dipusatkan di Balai RW 3 Kelurahan Jambangan, Kecamatan Jambangan. Pesannya jelas: Surabaya harus bebas TBC pada 2030.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan TBC tidak mungkin diberantas hanya oleh pemerintah. “Indonesia masih nomor dua terbanyak penderita TBC di dunia. Maka kita harus bergerak bersama. RT, RW, dan kader kesehatan menjadi ujung tombak,” ujar Eri, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Menurutnya, rekor MURI ini bukti kekuatan kolaborasi. “Surabaya tidak dibangun oleh satu orang. Sosialisasi ini dari warga untuk warga. Kota ini milik seluruh warganya,” kata Eri. Ia pun mengingatkan agar penderita TBC tidak dijauhi. “Jangan dihakimi, tapi diarahkan untuk berobat. Dengan empati, kita bisa tekan angka TBC.”

Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, Nanik Sukristina, menambahkan 27 ribu kader dilibatkan dalam gerakan ini. Tiap kader bertanggung jawab pada 20 rumah. “Kami ingin pastikan TBC bisa dicegah, dideteksi dini, dan diobati tuntas. Sekaligus hilangkan stigma negatif pada pasien,” ujarnya.

MURI menilai kegiatan ini layak dicatat. Senior Manager MURI, Andre Purwandono, menyebut rekor ini superlatif. “Belum pernah ada penyuluhan TBC serentak di ribuan RW seperti ini di Indonesia,” katanya.

Gerakan ini dirancang sejalan dengan konsep Kampung Pancasila yang diusung Eri. Warga diajak menumbuhkan rasa cinta dan tanggung jawab menjaga kampungnya. Targetnya satu: Surabaya bebas TBC pada 2030.***

Pos terkait