Bupati Ponorogo terpilih, Sugiri Sancoko, mengimbau masyarakat dan simpatisannya untuk mengganti ucapan selamat pelantikan dengan bibit tanaman, bukan karangan bunga. Langkah ini diharapkan dapat mendukung program penghijauan di Kabupaten Ponorogo.
“Biasanya, ucapan selamat berupa bunga berderet-deret. Sekarang, bunganya diganti pohon. Ini lebih bermanfaat dan bisa jadi tabungan oksigen untuk anak cucu kita,” ujar Sugiri melansir laman Pemkab Ponorogo, Rabu, 19 Februari 2025.

Di lingkungan Rumah Pringgitan, rumah dinas Bupati Ponorogo, kini tampak ratusan bibit pohon dari berbagai jenis, seperti alpukat, sawo, jambu air, durian, mangga, dan kelengkeng. Setiap bibit dilengkapi kartu ucapan selamat berukuran kecil bertuliskan, “Selamat dan sukses atas penetapan Sugiri dan Lisdyarita.”
Sugiri, yang kembali terpilih bersama Wakil Bupati Lisdyarita untuk periode kedua, menuturkan bahwa bibit tanaman tersebut akan ditanam secara massal sebagai bagian dari target penanaman 3 juta pohon dalam setahun. “Kita peduli kelestarian lingkungan agar alam ramah pada kita. Ini juga tabungan oksigen, air, dan kenyamanan di masa depan,” katanya.
Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai, penggantian karangan bunga dengan bibit tanaman lebih bermanfaat dan dapat menciptakan tren baru. “Karangan bunga biasanya berakhir di tempat sampah, sementara bibit tanaman akan tumbuh dan memberi manfaat jangka panjang,” ujarnya.
Hingga Rabu sore, tercatat 433 bibit tanaman telah dikirim ke Rumah Pringgitan. Selain tanaman buah, ada pula jenis unik seperti Flam Manila, asem, matoa, dan anggur Brazil. Sugiri berharap, kebiasaan ini dapat meluas ke berbagai acara lain, termasuk pernikahan dan belasungkawa, sehingga budaya menanam semakin mengakar di masyarakat.





