Polda Jabar menerapkan one way sepenggal di Nagreg untuk mengurai kemacetan arus mudik.
Kepolisian Daerah Jawa Barat menerapkan rekayasa lalu lintas “one way sepenggal” atau sistem satu arah parsial untuk mengurai kemacetan arus mudik di kawasan Nagreg dan Limbangan.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menjelaskan strategi ini berbeda dengan sistem satu arah permanen. Rekayasa lalu lintas diterapkan secara situasional berdasarkan panjang antrean kendaraan di titik rawan macet.
Titik tersebut antara lain berada di Limbangan dan Nagreg yang kerap menjadi simpul kepadatan arus kendaraan menuju wilayah Priangan Timur.
Skema ini dinilai mampu mencairkan kemacetan dalam waktu singkat.
“Cukup efektif hasilnya dalam waktu tidak terlalu lama, ini bisa mencairkan arus lalu lintas. Itu tadi terbukti ya, tadi cuman 10 menit, katanya gitu, sudah bisa lancar kembali di Limbangan,” kata Rudi di Pos Terpadu Nagreg, dikutip dari Antara, Minggu (15/3/2026).
Koordinasi dilakukan dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat untuk memastikan ekor kemacetan tidak mengunci pergerakan kendaraan dari arah lain.
Fokus Pengamanan Jalur Arteri
Selain mengelola lalu lintas di ruas tol, kepolisian juga memusatkan perhatian pada jalur arteri yang menjadi jalur utama pemudik menuju wilayah selatan Jawa Barat.
Personel ditempatkan di sepanjang koridor Nagreg hingga perbatasan Jawa Tengah.





