Soal OTT di Riau, Status Gubernur Abdul Wahid Masih Menunggu Kepastian

Gubernur Riau Abdul Wahid. - Istimewa
KPK membenarkan operasi tangkap tangan di Riau pada Senin (3/11), yang menyeret sepuluh orang, termasuk penyelenggara negara. Sedangkan status Gubernur Abdul Wahid masih menunggu kepastian hukum.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengonfirmasi kabar tersebut pada Senin malam. “Benar, tim KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Riau. Saat ini seluruh pihak yang diamankan masih dalam pemeriksaan awal,” ujar Fitroh kepada wartawan (3/11).

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menjelaskan bahwa lembaganya memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan—apakah sebagai saksi, tersangka, atau dilepaskan.

“Kegiatan tangkap tangan masih berlangsung. Kami segera menentukan status hukumnya setelah proses pemeriksaan awal selesai,” kata Ali Fikri, dikutip dariAntara, Selasa (4/11/2025).

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan, detail perkara—termasuk proyek atau sumber uang yang diduga terkait—belum dapat dipublikasikan sebelum pemeriksaan awal rampung.

“Setiap OTT diawali dengan proses penyelidikan, jadi kami pastikan seluruh pihak diperiksa sesuai mekanisme,” imbuh Ali.

Pemprov Riau: Gubernur Hanya Dimintai Keterangan

Nama Gubernur Riau Abdul Wahid disebut dalam beberapa laporan media nasional sebagai salah satu pihak yang diamankan KPK. Namun, Pemerintah Provinsi Riau memberikan klarifikasi bahwa sang gubernur hanya dimintai keterangan, bukan ditangkap.

Pejabat Pelaksana Tugas Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Riau, Zulkarnain, menyampaikan pada Selasa (4/11). “Beliau (Gubernur Abdul Wahid) hanya dimintai keterangan untuk membantu proses klarifikasi, bukan ditangkap,” ujarnya, dikutip dari Pontianak Post.

Pemerintah Provinsi Riau, lanjut Zulkarnain, masih menunggu penjelasan resmi dari KPK untuk menghindari kesimpangsiuran informasi di publik.

KPK Belum Umumkan Status Hukum

Hingga Selasa (4/11) pagi, KPK belum mengumumkan secara resmi status hukum Gubernur Abdul Wahid maupun sembilan pihak lain yang diamankan. Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan bahwa lembaga antirasuah itu akan menyampaikan hasil lengkapnya setelah pemeriksaan awal selesai.

Pos terkait