Soal Anomali Mutasi Letjen Kunto, Anggota DPR: Mencerminkan Ketidakstabilan TNI dan Potensi Intervensi Politik

Letjen TNI Kunto Arief Wibowo. | Istimewa
Penjelasan TNI

Pada bagian lain, Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen Kristomei Sianturi, menjelaskan bahwa pembatalan mutasi terhadap Letjen Kunto—bersamaan denganenam perwira tinggi lainnya—murni karena pertimbangan organisasi dan kebutuhan operasional di lapangan.

Kata Kristomei, keputusan tersebut tidak terkait dengan faktor politik atau pernyataan dari pihak luar TNI.

“Mutasi ini tidak terkait dengan apapun di luar dari organisasi TNI. Jadi ini sesuai dengan profesionalitas, proporsionalitas, dan memang kebetulan organisasi di saat ini,” ujar Kristomei, Jumat, 2 Mei 2025.

Bacaan Lainnya

“Tidak terkait dengan, misalnya, ‘Oh kemarin itu orang tuanya Pak Kunto’. Enggak ya, tidak ada kaitannya,” tegasnya.

Kontroversi mutasi Letjen Kunto Arief ini mencerminkan tantangan yang dihadapi TNI saat ini, terutama dalam menjaga profesionalisme dan netralitasnya di tengah dinamika politik nasional.

Untuk itu, perlu transparansi dan konsistensi dalam proses mutasi perwira tinggi untuk memastikan bahwa keputusan tersebut benar-benar didasarkan pada kebutuhan organisasi dan bukan dipengaruhi oleh tekanan politik.***

Pos terkait