Selain itu, organisasi membatasi secara ketat frekuensi perjalanan ke luar negeri. Pengurus hanya boleh berangkat jika agenda tersebut benar-benar menjadi prioritas dan melibatkan pihak yang memiliki kepentingan langsung.
Lebih lanjut, Muhammadiyah menginstruksikan penghematan air, listrik, dan energi di setiap kantor maupun gedung. Mereka bahkan menyarankan pemanfaatan panel surya sebagai langkah awal menuju kemandirian energi yang ramah lingkungan.
Perkuat Budaya Hidup Produktif
Di luar urusan institusi, edaran ini juga menyentuh aspek kehidupan sehari-hari warga Muhammadiyah. Pimpinan pusat mengajak seluruh anggotanya untuk memperkuat budaya hidup yang cukup, sehat, bersih, dan produktif. Mereka harus menjadikan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) serta Risalah Islam Berkemajuan sebagai landasan utama dalam beraktivitas.
Melalui kebijakan menyeluruh ini, PP Muhammadiyah berharap langkah efisiensi dapat memperkuat kemandirian finansial dan menjaga stabilitas organisasi. Harapannya, instruksi ini mendapat perhatian serius dan langsung dipraktikkan oleh seluruh warga maupun pimpinan Muhammadiyah di mana pun mereka berada. ***





