Amerika Serikat resmi memasuki government shutdown sejak 1 Oktober 2025 setelah Kongres gagal mencapai kesepakatan anggaran. Perselisihan utama terjadi soal subsidi kesehatan untuk imigran yang membuat Partai Republik dan Demokrat saling menuding.
Mengutip laporan BBC, shutdown kali ini menunjukkan kebuntuan politik yang berulang di Washington. “Shutdown adalah bentuk kebuntuan politik yang sengaja dipicu untuk menekan lawan agar mengalah,” kata pakar kebijakan publik dari Brookings Institution, dikutip BBC (1/10).
Gedung Putih memperkirakan ekonomi AS bisa kehilangan USD15 miliar setiap minggu bila krisis berlanjut. Laporan resmi yang dirilis 30 September menyebut shutdown berpotensi menekan pertumbuhan kuartal terakhir 2025.





