Peneliti masih mengkaji berbagai dampak lain, termasuk pengaruh SFV terhadap citra tubuh. Namun pola umum menunjukkan semakin sering pengguna melakukan scrolling, semakin besar risiko penurunan fungsi kognitif dan kesehatan mental.
Kontrol Diri dan Peran Orang Tua
Samanta menegaskan pentingnya peran orang tua sebagai garda pertama pencegahan. Ia menyarankan penguatan kontrol diri (self-control) pada anak dan remaja.
“Dengan self-control, anak-anak bisa diajari supaya bisa membatasi menikmati konten di internet. Kalau harus dibatasi terus dengan fitur dan durasi, ini namanya mereka belum punya self-control,” kata Samanta.
Ia menyebut batas konsumsi ideal adalah maksimal dua jam per hari. Selain itu, orang tua perlu memiliki literasi digital, termasuk memahami cara kerja algoritma media sosial agar dapat mendampingi anak dengan lebih efektif.***



