Seorang jemaah haji Embarkasi Surabaya asal Pasuruan wafat di Madinah akibat sesak napas saat perjalanan rangkaian ibadah haji 2026 mulai berlangsung di Tanah Suci.
Jemaah haji bernama Kamariyah (85), anggota Kloter 8 Embarkasi Surabaya asal Kabupaten Pasuruan, meninggal dunia di Madinah pada Ahad (26/4/2026).
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur, As’adul Anam, mengatakan almarhumah meninggal setelah mengalami gangguan pernapasan. “Jadi sesak napas di sana, sakitnya seperti itu. Kemudian meninggal dunia di sana,” ujar Anam, Selasa (28/4).
Badal Haji dan Asuransi Diproses
Panitia haji memastikan ibadah haji almarhumah tetap dilanjutkan melalui mekanisme badal haji. Penunjukan petugas atau pihak yang akan melaksanakan badal sepenuhnya diatur oleh panitia penyelenggara. Selain itu, hak asuransi kematian juga akan diproses setelah otoritas Arab Saudi menerbitkan sertifikat kematian atau Certificate of Death (COD).
Namun, besaran nilai asuransi yang akan diterima keluarga almarhumah masih menunggu kepastian skema tahun ini. “Tahun kemarin nilainya mengacu pada BPH. Apakah tahun ini sama, kami masih menunggu kepastian,” jelas Anam.
Empat Jemaah Tunda Berangkat
Di sisi lain, Embarkasi Surabaya masih mencatat empat calon jemaah haji yang menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan.
Tiga orang saat ini menjalani perawatan di RS Haji Surabaya, sementara satu lainnya dirawat di rumah. Mayoritas mengalami gangguan tekanan darah tinggi, sementara satu jemaah diketahui mengalami stroke.
Kondisi dua dari tiga jemaah yang dirawat di RS Haji dilaporkan membaik dan kini siap diberangkatkan begitu tersedia kursi kosong dalam kloter berikutnya.
“Dua sudah siap berangkat, tinggal menunggu seat yang kosong,” kata Anam.
Hingga Senin (27/4), Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 7.964 jemaah haji ke Arab Saudi yang tergabung dalam 21 kelompok terbang (kloter). Keberangkatan terus berlangsung dengan pengawasan ketat pada aspek kesehatan jemaah, terutama kelompok lanjut usia dan berisiko tinggi. ***