Punya Aset Sekitar Rp454, 2 Triliun, Muhammadiyah Masuk 4 Besar Daftar Ormas Keagamaan Terkaya di Dunia

Gedung PP Muhammadiyah. Ormas keagamaan ini tercatat memiliki aset triliunan rupiah. | Foto: Dok. Suara Muhammadiyah
Menurut laporan situs Seasia, yang dilansir Kamis, 20 Maret 2025, Muhammadiyah berada di peringkat keempat dalam daftar 10 besar organisasi keagamaan terkaya di dunia, dengan total kekayaan sebesar USD 27,96 miliar atau sekitar Rp454,2 triliun.

Seasia.co adalah sumber utama independen dan tepercaya dari Good News from Southeast Asia.

Kekayaan Muhammadiyah ini mencerminkan kontribusi besar Muhammadiyah di berbagai sektor, terutama bidang pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial. Organisasi ini mengelola ribuan sekolah, universitas, rumah sakit, dan klinik di seluruh Indonesia yang memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.

Muhammadiyah juga aktif dalam kegiatan kemanusiaan global. Organisasi ini sering menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam dan konflik di berbagai negara. Menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan umat secara luas.

Bacaan Lainnya

Dengan sistem pengelolaan aset yang transparan dan berlandaskan prinsip pengabdian, Muhammadiyah menjadi contoh organisasi keagamaan yang sukses menggabungkan misi sosial, pendidikan, dan keagamaan dengan manajemen keuangan yang efektif.

Berdasarkan laporan Seasia, Muhammadiyah masuk 4 besar organisasi keagamaan terkaya di dunia. (X @trendingbuzz)

Dalam daftar organisasi keagamaan terkaya di dunia, The Church of Jesus Christ of Latter-Day Saints menempati posisi pertama dengan kekayaan sebesar USD265,0 miliar atau sekitar Rp4.305 triliun (dengan kurs Rp16.246 per USD).

Muhammadiyah menjadi satu-satunya organisasi keagamaan asal Indonesia yang masuk dalam daftar ini. Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi Muhammadiyah sebagai organisasi keagamaan dengan pengaruh luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kesuksesan Muhammadiyah bukanlah hasil kebetulan. Keberhasilannya didukung oleh pengelolaan organisasi yang baik, dan visi yang selalu mengedepankan pada kemajuan.

Prinsip utama yang dipegang teguh oleh para anggotanya adalah Hidupilah Muhammadiyah, tapi jangan cari hidup di Muhammadiyah. Berkat kalimat ini terbentuklah mentalitas pengabdian kuat, mendorong setiap individu dalam organisasi ini untuk bekerja demi kepentingan umat dan tidak menjadikan Muhammadiyah sebagai sarana mencari keuntungan pribadi. ***

Pos terkait