Program RW 1 Nakes 1 Mendekatkan Layanan Kesehatan dengan Masyarakat

Layanan R1N1, cara Pemkot Surabaya mendekatkan layanan kesehatan dengan masyarakat Kota Pahlawan. (Foto: Achmad Sulthon)
SURABAYA–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyediakan layanan kesehatan di 1.177 Balai RW dengan satu tenaga kesehatan (nakes). Pemkot mengklaim bahwa kebijakan ini merupakan komitmen untuk mewujudkan penerapan integrasi layanan primer (ILP) kesehatan di Kota Surabaya.

Layanan kesehatan dengan konsep RW 1 Nakes 1 (R1N1) ini bertujuan untuk mempermudah dan mendekatkan pelayanan medis kepada warga Surabaya. Selain itu, R1N1 juga untuk mengurangi adanya pasien ketika berobat di Puskesmas atau Puskesmas pembantu (Pustu).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku, dia ingin warga yang akan memeriksa kesehatan tidak sampai antre di Puskesmas.

“Sebelum sakit (parah) itu ada pemeriksaan rutin di Balai RW. Nah, kalau seumpama lagi greges (demam) sedikit gitu, warga harus sadar segera periksa ke nakes. Kemudian nanti nakes menyampaikan ke dokternya, diberi obat, kemudian obatnya dikirim ke Balai RW,” kata Eri, Ahad (21/7/2024).

Bacaan Lainnya

Layanan R1N1 ini, kata Eri, juga merupakan bagian dari pencegahan ketika ada warga yang mengalami sakit ringan maupun berisiko tinggi. Dengan adanya layanan ini, Eri berharap pasien yang mengeluhkan sakit akan lebih cepat tertangani.

Pemkot Surabaya tidak bergerak sendiri dalam menerapkan layanan ini, tetapi juga menggandeng Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Surabaya dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Surabaya.

“Ini tidak bisa kita lakukan sendiri, tanpa ada IBI dan PPNI. Sehingga mereka juga menugaskan orang-orang ini (nakes),” jelas Eri.

Dalam layanan R1N1 ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya juga menyediakan peralatan medis ringan. Mulai dari tempat tidur pemeriksaan, alat pemeriksaan gula darah, dan sebagainya. Jika itu tertangani cepat, maka angka harapan hidup dan kesehatan warga Surabaya menjadi semakin lama dan menjadi sejahtera.

Eri menyebutkan, Pemkot tidak hanya menggandeng nakes dari IBI dan PPNI saja, namun juga bakal menggandeng perguruan tinggi di Kota Surabaya.

Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukristina menambahkan, disediakannya layanan R1N1 ini adalah untuk memudahkan dan mendekatkan akses layanan kesehatan untuk warga Surabaya.

Pos terkait