Pemerintah Siapkan Magang Berbayar hingga Subsidi Ojol

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan pemerintah menyiapkan berbagai stimulus ekonomi. - Ilustrasi dibuat dengan Sora/Samudrafakta
Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi hingga akhir Desember 2025. Program ini menjadi bagian dari 8+4 langkah yang disiapkan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV tahun ini.

__________

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, salah satu fokus pemerintah adalah menyiapkan program magang berbayar untuk lulusan baru perguruan tinggi. 

Skema ini akan dibuat selaras dengan bidang studi para mahasiswa agar mereka mendapat pengalaman kerja sesuai kompetensi. 

Bacaan Lainnya

“Nanti di-link and match-kan. Dapat pendapatan (gaji), besarannya nanti kita bahas,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (12/9), dikutip kembali pada Senin (15/9).

Airlangga menjelaskan, pemerintah juga akan menanggung 50 persen iuran Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM) untuk pekerja lepas dan pekerja mitra, termasuk pengemudi ojek online. Menurutnya, kebijakan ini akan memberi jaring pengaman bagi kelompok pekerja rentan.

Di sektor industri, pemerintah menyiapkan perluasan skema pajak ditanggung pemerintah (DTP), yang sebelumnya hanya berlaku bagi industri padat karya. Selain itu, insentif pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 juga akan diberikan kepada pekerja di sektor hotel, restoran, dan kafe atau Horeka.

Bagi pekerja formal, pemerintah menambahkan fasilitas berupa akses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan renovasi rumah khusus bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan. 

Sementara itu, program pemberdayaan masyarakat atau cash for work akan digencarkan melalui proyek padat karya di sektor perhubungan dan perumahan, dengan tujuan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Airlangga memastikan, program bantuan pangan yang telah berjalan juga akan diperpanjang hingga tiga bulan ke depan. 

“Itu juga untuk didorong kepada pekerja lepas atau pekerja mitra dalam hal ini ojol. Nah ini kita akan dorong juga, yang pemerintah kemarin memberikan bantuan untuk 50 persen bayarnya. Nah, ini nanti teknisnya kita sedang siapkan,” katanya.***

Pos terkait