Sebelumnya, budayawan Emha Ainun Najib atau biasa disapa Cak Nun pernah menyampaikan peringatan tentang potensi ancaman krisis pangan di Indonesia. Hal itu disampaikan di depan ribuan jamaah Maiyah yang berkumpul di Kawasan Saieda Estate Wonosalam Jombang, Sabtu, 5 Oktober 2022 malam. Dia mengingatkan indonesia sedang tidak baik-baik saja. Dalam kesempatan tersebut Cak Nun menyampaikan:
“Indonesia sudah tidak bisa lagi utang karena kebanyakan utang. Sementara negara pemberi utang juga tidak bisa mengutangi lagi karena sedang kesulitan keuangan. Gimana, lha wong negara China yang biasanya memberikan pinjaman atau utang pada Indonesia juga dalam kondisi sulit. China sudah tidak bisa memberikan pinjaman. Sisi lain Indonesia sendiri juga tidak bisa lagi berhutang dan sudah tidak kuat membayar bunga hutang tersebut,” terang Cak Nun.

Dalam kesempatan itu, Cak Nun juga memprediksi soal bakal mundurnya menteri yang mengurusi soal Keuangan.
“Nanti, bulan ke3 – bulan ke 4 yang ngurusi keuangan akan mengundurkan diri,” demikian dia memberi narasi.
Cak Nun mengatakan alasannya kenapa bendahara negara bakal mundur. “Utang banyak, enggak bisa bayar, yang ngurusi keuangan bakal mundur,” demikian kata Cak Nun.
Menurut cak Nun, Indonesia juga sudah terlalu banyak utang dan tidak bisa berutang lagi. “Apalagi, yang memberi utang ke Indonesia juga sudah mulai bangkrut,” ucapnya.
Akibatnya, kata Cak Nun, Indonesia bakal dilanda krisis yang lebih serius. Sebab, sambung Cak Nun, jika krisis keuangan, rakyat Indonesia masih kuat jika dibandingkan dengan krisis pangan.
Meski memiliki uang jika krisis pangan terjadi akhirnya akan menimbulkan kekacauan.
“Anda harus mandiri, harus swadaya pangan, harus dibangun sejak sekarang, bertani atau mananam buah lalu dialihkan ke makanan pokok,” seru sang Marja Maiyah.
Video Cak Nun yang dimaksud bisa diakses di tautan ini.◼︎





