Mursyid Shiddiqiyyah Syekh Muchammad Muchtarullohil Mujtaba Mu’thi mengingatkan Kapolri: iman dan kemanusiaan jadi benteng bangsa.
__________
Pesan kuat disampaikan oleh Mursyid Tarekat Shiddiqiyyah, Syekh Muchammad Muchtarullohil Mujtabaa Mu’thi, saat menerima kunjungan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Pesantren Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, Rabu, 20 Agustus 2025.
“Jangan lupa pegang teguh manunggalnya Pancasila sila pertama dengan sila kedua. Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab itu hakikatnya manunggalnya Gusti dan kawulo,” kata Syekh Mukhtar.
Ia mengingatkan Kapolri bahwa, untuk menghadapi krisis dalam negeri maupun luar negeri, bangsa Indonesia hanya bisa kuat dengan manunggal iman dan kemanusiaan.
“Kembali kepada dasar negara. Karena ini jiwanya yang menjiwai sila ketiga, keempat, dan kelima. Insya Allah kita akan menjadi negara yang kuat dan jaya,” ujar Syekh Mukhtar.
Sang Mursyid, dalam kesempatan tersebut, juga menganjurkan jemaahnya untuk memperbanyak bacaan salaamun siang maupun malam. “Assalam itu nama Tuhan yang agung. Untuk meminta keselamatan tanah air, bangsa, dan negara kita,” katanya.
Ia menutup dengan penekanan: “Tidak ada yang bisa menyelamatkan kecuali Tuhan Yang Maha Esa. Itu harus dipegang teguh.”
Kunjungan Kapolri ke Ploso menjadi bagian dari safari silaturahmi ke berbagai pesantren di Jawa Timur. Rombongan Mabes Polri tiba pukul 13.45 WIB, didampingi pejabat utama seperti Kadiv Propam, Kakorlantas, Kadiv Humas, dan AS SDM. Mereka disambut Syekh Muchtar, Nyai Shofwatul Ummah, serta sejumlah kiai sepuh Jombang di Gedung Kaseban Jati Kasampurnan.
Dalam sambutannya, Listyo Sigit menekankan pentingnya doa ulama untuk menjaga stabilitas. “Kami ingin membangun ukhuwah antara umaro dan ulama. Tidak ada pembangunan tanpa stabilitas, dan stabilitas tidak bisa terjaga tanpa doa dan restu ulama,” ujarnya.
Ia juga menyinggung situasi global yang penuh gejolak. “Banyak peperangan di beberapa negara, berdampak pada ekonomi, sosial, dan kemanusiaan, juga berimbas ke dalam negeri. Karena itu kita harus jaga kerukunan, jangan sampai dipecah belah,” kata Kapolri.
Seusai acara, Kapolri melakukan pertemuan privat singkat dengan Syekh Muchtar.***





