NU dan Genealogi Diskursus Politik Kekuasaan

Perlu dicatat bahwa keputusan NU menjadi partai politik maupun kembali ke Khitthah adalah sama-sama produk politik. Yang pertama disebabkan oleh kekecewaan NU pada Masyumi. Yang terakhir disebabkan kekecewaan NU pada PPP setelah fusi tahun 1973. NU kecewa pada Masyumi, dan karenanya mendirikan Partai NU. Dan NU kecewa pada PPP, dan karena memilih kembali ke Khitthah. Tapi, NU mendirikan PKB tahun 1998.

Keputusan PBNU menjadi partai NU sama dengan keputusan PBNU mendirikan PKB. Dua-duanya sama-sama untuk menciptakan saluran aspirasi politik warga Nahdliyyin. Terlepas NU sendiri yang menjelma partai politik atau NU menjadi dalang utama pembentukan partai politik adalah soal strategi yang relevan di zamannya.

Kepemimpinan Gus Dur di PBNU sama dengan kepemimpinan Hadratussyeikh Hasyim Asy’ari di HBNO. Gus Dur dan kolega mendirikan PKB, dan Mbah Hasyim berserta kolega merintis Masyumi. Jadi, PKB dan Masyumi adalah dua produk pemikiran Hadratussyeikh Hasyim Asy’ari dan Gus Dur.

Bacaan Lainnya

Terakhir, karena berpolitik praktis adalah hak warga negara dan NU sudah tegas dengan khittahnya, maka pejabat struktural NU yang kampanye harus non aktif sementara, supaya leluasa dan secara etika menghargai AD/RT NU. Alurnya seterang ini!

Wallahu’alam bishawab.

 

Ilustrasi ___FOTO:Arrahim

Pos terkait