Napoli Juara Serie A, Conte Cetak Sejarah di Tiga Klub Berbeda

Antonio Conte diangkat para pemain Napoli usai memastikan gelar juara Serie A Italia 2024-2025, Jumat, 23 Mei 2025, malam. Foto:Football Italia
Napoli resmi dinobatkan sebagai juara baru Serie A setelah menang 2-0 atas Cagliari di putaran terakhir musim 2024-2025, Jumat, 24 Mei 2025 malam (WIB). Dua gol Napoli yang dicetak Romelu Lukaku dan Scott McTominay memastikan Partenopei finis di puncak klasemen dengan 82 poin, unggul satu angka dari pesaing terdekat, Inter Milan, yang juga menang 2-0 atas Como di laga pamungkas.

_____________________

Ini menjadi gelar Serie A keempat dalam sejarah Napoli dan yang kedua dalam tiga musim terakhir, setelah sukses mereka di musim 2022-2023 bersama Luciano Spalletti. Setelah musim lalu terpuruk di posisi ke-10, Napoli bangkit luar biasa di bawah arahan Antonio Conte.

Persaingan gelar musim ini begitu sengit hingga kemungkinan penentuan melalui play-off sempat terbuka menjelang pekan terakhir. Namun, kemenangan meyakinkan Napoli atas Cagliari memastikan tidak perlu ada skenario dramatis tambahan.

Bacaan Lainnya

“Tekanan luar biasa ada pada kami, tapi para pemain menjawabnya dengan luar biasa,” ujar Conte seperti dilansir laman Football Italia. “Musim ini sangat emosional, penuh tantangan, dan kami pantas merayakannya.”

Conte Cetak Rekor

Gelar ini sekaligus mencatatkan nama Conte dalam buku sejarah Serie A. Ia kini menjadi salah satu dari hanya dua pelatih yang mampu menjuarai Serie A bersama tiga klub berbeda, setelah sebelumnya sukses bersama Juventus dan Inter. Ia mengikuti jejak legenda taktik Italia, Fabio Capello.

“Jujur, ini tantangan paling sulit sekaligus menggairahkan dalam karier saya. Datang ke Napoli dari posisi ke-10 musim lalu, lalu membawa tim kembali ke jalur kemenangan… luar biasa,” ungkap Conte.

Musim ini tidak mudah bagi Napoli. Mereka sempat terseok-seok di awal musim, termasuk hasil imbang melawan Modena di Coppa Italia dan kekalahan 0-3 dari Verona. Tapi perlahan, Napoli menemukan ritme, bahkan ketika badai cedera sempat menghantam skuad.

Sementara itu, Inter harus membagi fokus di Liga Champions dan Coppa Italia, yang akhirnya membuat mereka terpeleset di liga. Napoli pun memanfaatkan momentum itu dan tak pernah melepaskan keunggulan tipis mereka di papan atas.

Momen Emosional dan Masa Depan Conte

Conte harus menyaksikan laga penentuan dari tribun akibat hukuman kartu merah pekan lalu saat melawan Parma. Namun, setelah peluit akhir berbunyi, ia langsung masuk ke lapangan untuk merayakan bersama para pemain, termasuk Romelu Lukaku yang tampil cemerlang di bawah asuhannya sepanjang karier.

Pos terkait