Mursyid Shiddiqiyyah: Jangan Pertanyakan Pilihan Allah

Mursyid Tarekat Shiddiqiyyah Syekh Moch. Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi menyampaikan mauizah hasanah dalam acara TTBH di Purwodadi, Minggu (12/7/2026). (Dok. OPSHIDMEDIA)
Syukur Melahirkan Kepedulian

Kegiatan yang diselenggarakan Jam’iyyah Kautsaran Putri Haajarulloh Shiddiqiyyah (JKPHS) itu dihadiri warga Shiddiqiyyah dari berbagai daerah di Indonesia serta perwakilan Malaysia. Acara mengusung tema “Gemolongnya Api Jati Diri Bangsa Indonesia dari Bumi Purwodadi” sebagai penguat semangat kebangsaan, rasa syukur, dan kepedulian sosial.

Ketua Umum JKPHS, Pujiarti, mengatakan TTBH menjadi wadah silaturahmi sekaligus syiar ajaran Tarekat Shiddiqiyyah.

“Suasana hari ini sangat semarak. Itu menandakan acara silaturahmi menjadi medan magnet Shiddiqiyyah yang tak akan padam dalam perjuangan fii sabilillah, terutama La ilaha illallah,” kata Pujiarti.

Bacaan Lainnya

Ibu Nyai Shofwatul Ummah menegaskan bahwa rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia harus diwujudkan melalui tindakan nyata kepada sesama. Semangat tersebut diwujudkan melalui pembangunan 135 unit Rumah Syukur serta penyaluran 114 paket santunan kepada kaum duafa. Setiap penerima memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp250 ribu.

Selain itu, warga yang hadir menghimpun sedekah spontan sebesar Rp210 juta melalui gerakan S3, yakni Silaturahmi, Santun, dan Sedekah.

Pada akhir acara, wilayah Blitar, Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan terpilih melalui pengundian sebagai tuan rumah TTBH 1449 Hijriah.

Menutup mauizahnya, Syekh Moch. Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi kembali mengingatkan bahwa tugas manusia bukan mempertanyakan ketetapan Allah, melainkan menemukan pelajaran yang terkandung di dalamnya.

“Pilihan Allah lebih bermanfaat, lebih utama, dan lebih besar daripada pilihan kehendak manusia,” ujarnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan