Jelang laga krusial melawan Australia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C, Kamis, 20 Marett 2025, empat pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Eropa menempuh perjalanan panjang lintas benua. Ivar Jenner, Nathan Tjoe-A-On, Marselino Ferdinan, dan Ole Romenij harus merelakan waktu istirahat demi satu tujuan: mencuri poin di Sydney Football Stadium pada 20 Maret 2025 mendatang.
Keempat pemain ini bertolak dari Bandara Heathrow, London, pada Sabtu (16/3) pagi waktu setempat, menempuh rute sepanjang 16.900 km menuju Australia. Ivar yang bermain untuk Jong FC Utrecht di Belanda, serta Marselino dan Ole yang merumput di Oxford United, bersama Nathan yang membela Swansea City FC, berangkat dengan semangat penuh. “Siap berangkat,” tulis Nathan dalam unggahan Instagram-nya, menandakan kesiapan tempur skuad Garuda.
Dari empat pemain tersebut, Ivar dan Ole menjadi yang terakhir tampil di laga resmi klubnya. Ivar bermain penuh saat Jong Utrecht kalah 0-2 dari Vitesse di Eerste Divisie, Selasa (11/3), dengan rating 6,5 dari Fotmob. Ia mencatatkan 25 umpan akurat, 49 sentuhan, satu blok, dua clearance, dan satu halauan kepala. Sementara Ole turun sebagai starter dalam kemenangan Oxford United 1-0 atas Watford di Championship Inggris pada Sabtu (16/3), tampil selama 68 menit sebelum digantikan Tyler Goodham.
Tak hanya mereka, rombongan pemain diaspora lainnya juga telah bergerak menuju Sydney. Calvin Verdonk dan Eliano Reijnders bertolak dari Bandara Schiphol, Belanda, sementara Shayne Pattynama lepas landas dari Brussel, Belgia. Dari kawasan Asia, Pratama Arhan menyusul dari Bangkok, Thailand.
Gelombang keberangkatan utama Timnas Indonesia yang berisi para pemain dari BRI Liga 1 juga sudah menyeberang ke Australia. Rizky Ridho, Ernando Ari, Hokky Caraka, Mohammad Ferarri, Ramadhan Sananta, Nadeo Argawinata, Ricky Kambuaya, dan Septian Bagaskara menjadi bagian dari rombongan yang dilepas langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, di Hotel Fairmont, Jakarta, Ahad, 16 Maret 2025.
“Bismillah, saya melepas para pemain kita dan tim kepelatihan hari ini agar persiapan bisa maksimal. Keberangkatan dan kedatangan harus lancar, tidak ada cedera, strategi tim berjalan baik. Semoga segalanya berjalan sesuai rencana saat bertanding nanti,” ujar Erick Thohir melansir laman PSSI.
Tim kepelatihan yang dipimpin Patrick Kluivert turut serta dalam rombongan ini. Mantan striker Barcelona itu akan didampingi oleh asisten pelatih Gerald Mervin Vanenburg, Alexander Anton Aiko Pastoor, dan Denny Domingues Landzaat, serta pelatih kiper Sjoerd Woudenberg dan pelatih fisik Quentin Martin Jakoba.
Persiapan Matang di Sydney
Demi memastikan segalanya siap sebelum laga, staf pendukung Timnas telah lebih dulu tiba di Sydney pada 15 Maret. Tim yang terdiri dari fisioterapis, analis video, serta staf pengembang tim telah lebih dulu menyiapkan akomodasi, fasilitas latihan, dan mengecek kondisi lapangan.
Namun, Timnas Indonesia harus kehilangan Egy Maulana Vikri yang batal berangkat karena cedera. Tim medis akan terus memantau pemulihannya agar bisa kembali ke skuad secepat mungkin.
Manajer Timnas, Sumardji, memastikan bahwa kondisi para pemain dalam keadaan prima sebelum keberangkatan. “Alhamdulillah, semua pemain dalam kondisi sangat baik. Kemarin sudah menjalani pemeriksaan kesehatan, dan dinyatakan fit tanpa cedera. Kami optimistis menghadapi Australia dengan kekuatan penuh,” ujarnya.
Dengan kekuatan terbaik yang tersedia, Timnas Indonesia mengusung ambisi besar: membawa pulang poin dari kandang Australia. Perjalanan jauh ini bukan sekadar perjalanan fisik, tapi juga ujian mental. Di atas lapangan, mereka akan bertarung demi Merah Putih. Mampukah pasukan Garuda menorehkan sejarah di Sydney? Kita nantikan bersama.***





