Dua miliarder teknologi dunia, Elon Musk dan Mark Zuckerberg, memprediksi bahwa telepon pintar alias smartphone, teknologi yang diperkenalkan sejak tahun 1992, sudah memasuki tanda-tanda “kiamat”. Menurut mereka, teknologi ini bakal segera berakhir seiring berkembangnya teknologi baru.
Baru-baru ini, CEO Meta–yang membawahai Facebook, WhatsApp, Instagram–Mark Zuckerberg mengungkap prediksi yang menghebohkan. Kata dia, dominasi smartphone sebagai perangkat sehari-hari saat ini akan tergantikan oleh smartglasses atau kacamata pintar. Zuckerberg memprediksi fenomena itu akan mulai terlihat di pengujung dekade ini atau 2030 mendatang.
Dalam acara Meta Connect, Zuckerberg memprediksi bahwa miliaran orang yang saat ini menggunakan kacamata biasa akan beralih ke kacamata pintar.
“Sama seperti semua orang yang beralih ke telepon pintar, saya pikir semua orang yang berkaca mata akan segera beralih ke kacamata pintar dalam dekade berikutnya,” tutur Zuckerberg, mengutip Forbes, Jumat (25/10/2024).
“Dan kemudian saya pikir hal itu akan menjadi sangat berharga, dan banyak orang lain yang tidak memakai kacamata akan mulai memakainya juga,” imbuhnya.
Kacamata ini dibekali dengan teknologi augmented reality (AR) dan kecerdasan buatan (AI), diproyeksikan menjadi pintu gerbang utama ke dunia digital dan menggantikan ketergantungan pada layar ponsel.
Zuckerberg juga menunjukkan bahwa Meta telah berinvestasi besar-besaran dalam pengembangan perangkat keras terhubung, termasuk kacamata pintar Ray-Ban yang ditenagai oleh AI. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk terus terhubung dengan dunia digital tanpa harus melihat layar ponsel atau smartwatch.
Menurut Zuckerberg, kacamata pintar ini akan memberikan pengalaman komputasi yang selalu aktif sehingga memungkinkan interaksi yang lebih alami dengan dunia digital.

Sementara itu, menurut Elon Musk, pemilik SpaceX, Tesla, X (Twitter), The Boring Company, Neuralink, dan xAI, juga memproyeksikan masa depan di mana ponsel mungkin akan usang.
Menurut dia, teknologi baru seperti chip otak ala neuralink akan menggantikan fungsi ponsel yang selama ini mendominasi kehidupan digital manusia.
Neuralink adalah perusahaan implan milik Musk yang memproduksi chip otak, yang saat ini sudah bisa membuat manusia lumpuh mampu menjalankan komputer hanya dengan telepati otak.
Hal itu disampaikan Musk beberapa saat lalu di X. Kala itu ada akun parodi Not Elon Musk (@iamnot_elon) yang bertanya ke netizen, “Apakah Anda akan menginstal antarmuka Neuralink untuk mengontrol ponsel hanya melalui pikiran?”.
Musk kemudian menjawab tweet itu dengan menyebut, “Di masa depan tak ada lagi HP, hanya Neuralink,” kata Elon Musk dikutip dari DeccanHerald, Selasa (22/10/2024).
Sebagai informasi, Neuralink yang didirikan oleh Musk baru saja mencapai pencapaian penting. Mereka berhasil menanamkan chip otak ke seorang manusia untuk pertama kalinya.
Pasien pertama ini bernama Noland Arbaugh, yang mengalami kelumpuhan dari bahu ke bawah. Arbaugh disebut telah menunjukkan perkembangan positif sejak menjalani operasi.
Dengan chip tersebut, ia bisa mengendalikan komputer dan ponsel hanya dengan pikirannya.
“Ini gila, sangat keren. Saya beruntung bisa menjadi bagian dari iin. Rasanya setiap hari saya belajar sesuatu yang baru. Saya tidak bisa menggambarkan betapa kerennya bisa melakukan ini,” ucap Arbaugh dalam video yang diunggah Neuralink Maret lalu.
Musk mengungkapkan bahwa saat ini Neuralink sedang mencari peserta kedua untuk uji klinis mereka. Hal ini bertujuan untuk membuktikan potensi teknologi telepati sibernetik milik mereka.
“Neuralink menerima pendaftaran untuk peserta kedua. Ini adalah implan otak sibernetik Telepathy yang memungkinkan Anda mengendalikan ponsel dan komputer hanya dengan berpikir,” tulis Musk.*





