Beralih ke bagian dalam, pengunjung akan disambut figura besar yang menampilkan SBY dan Ani di area main hall. Ada pula ruang kontemplasi yang menghadirkan sejumlah replika kamar SBY masa kecil, perjalanan SBY selama jadi tentara, hingga kiprah SBY di kancah politik hingga terpilih sebagai presiden dalam Pemilu 2004.
Dari sekian banyak diorama yang ditampilkan di museum, foto pernikahan SBY dan Ani Yudhoyono begitu mencuri perhatian, serta sejumlah lukisan karya SBY yang didekasikan untuk mendiang istri tercinta.
Di bagian ruangan lain, terdapat galeri seni Ani Yudhoyono yang menampilkan foto-foto dan puisi karya sang ibu negara. Di museum itu SBY juga menceritakan hari-hari terakhir Ani sebelum meninggal karena kanker lengkap dengan foto keduanya berhadapan di mana Ani memakai kursi roda.
Museum ini juga dilengkapi dengan perpustakaan, kafe, dan toko souvenir bagi pengunjung. Museum dan Galeri SBY Ani dibuka untuk umum setiap hari, kecuali pada hari Selasa. Jam operasionalnya mulai pukul 9.00 sampai 17.00 WIB.
Tarif masuk museum dibagi menjadi 3 kategori berbeda. Untuk warga Pacitan hanya dikenakan tiket Rp 25 ribu per orang. Ketentuan berbeda berlaku bagi pengunjung domestik dan mancanegara. Untuk wisatawan internasional adalah Rp100 ribu per orang. Untuk tiket nasional, artinya bukan masyarakat Pacitan harga tiketnya Rp50 ribu.





