Saat ditemukan, Kusnadi tampak kebingungan, seperti tak menyadari dia sedang berada di Madura.
_____
Setelah dilaporkan hilang selama lima hari sejak Rabu 4 Juni 2025, Kusnadi, mantan Ketua DPRD Jawa Timur periode 2019–2024, ditemukan dalam kondisi linglung di pinggir jalan kawasan Tanah Merah, Bangkalan, Madura, pada Senin dini hari, 9 Juni, sekitar pukul 01.00 WIB.
Kusnadi hilang sejak Rabu, 4 Juni 2025, setelah dijemput oleh tiga orang tak dikenal dari peternakan ayam miliknya, di Desa Wonokarang, Balongbendo, Sidoarjo.
Keluarga baru menyadari kehilangannya setelah ponselnya tidak bisa dihubungi sejak Ahad, 8 Juni 2025, dan melaporkan ke Polsek Balongbendo pada hari tersebut.
Kusnadi ditemukan setelah seorang warga melihat sosoknya di pinggir jalan dan mengenalinya dari unggahan keluarga di media sosial. Keluarga langsung menuju lokasi dan menjemput pria berusia 61 tahun tersebut.
Kapolsek Balongbendo, AKP Sugeng Sulistiyono, mengonfirmasi bahwa Kusnadi telah ditemukan dan diserahkan kepada keluarga pada Senin pagi pukul 05.00 WIB.
Keluarga masih memantau kondisi mental dan fisiknya. Kemungkinan bakal meminta bantuan medis untuk evaluasi menyeluruh—khususnya karena kondisi linglung yang dialaminya.
Belum ada dugaan tindak pidana penculikan. Polisi fokus pada penelusuran kronologi hilangnya Kusnadi secara rinci.
Saat ditemukan, Kusnadi tampak kebingungan, seperti tak menyadari dia sedang berada di Madura. Menurut anaknya, Teddy Kusdita Kunong, “Ayah saya seperti orang linglung. Tak tahu kenapa bisa sampai di Madura, padahal terakhir di Sidoarjo”.
Meski linglung, Kusnadi tak mengalami luka fisik. Dia sudah dibawa pulang dan sedang beristirahat di rumahnya di Sidoarjo, dalam pengawasan keluarga dan mungkin tim medis jika diperlukan.
Kondisi ini dianggap berkaitan dengan kondisi kesehatannya yang selama ini menghadapi penyakit autoimun dan kanker—anaknya menyebut Kusnadi rutin menjalani kemoterapi setiap tiga minggu di RSUD Dr. Soetomo Surabaya sejak 2023.
Kondisi Kusnadi sempat menurun pasca lengser dari jabatan DPRD. Dokter mengimbau agar dia tidak bepergian jauh atau terkena perubahan cuaca ekstrem yang bisa memicu kambuh penyakit kulitnya.
Dugaan Penyebab Hilang
Ada spekulasi bahwa penjemputan Kusnadi oleh tiga orang tak dikenal diduga terkait urusan bisnis. Selain itu, keluarganya juga curiga Kusnadi sempat mengalami “hilang arah” saat kondisi kesehatannya menurun, hingga ia secara tak sadar terbawa sampai Madura.
Beberapa media juga menyoroti dugaan keterlibatan orang ketiga atau situasi tekanan dari kasus dugaan korupsi dana hibah APBD Jatim—di mana Kusnadi memang pernah diperiksa sebagai saksi oleh KPK terkait kasus itu.***





