Mahasiswa ITS Ciptakan ‘Hi-Me!’, Cermin Cerdas Skrining Kesehatan

Mahasiswa ITS mengembangkan Hi-Me!, cermin cerdas yang memindai delapan tanda vital dalam tiga menit. — Istimewa
Mahasiswa ITS mengembangkan Hi-Me!, cermin cerdas yang memindai delapan tanda vital dalam tiga menit.

Tim mahasiswa Departemen Teknik Biomedik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menghadirkan inovasi di bidang kesehatan melalui pengembangan Hi-Me!, sebuah cermin cerdas untuk skrining kesehatan berbasis teknologi multisensor dan deep learning. Alat ini mampu mendeteksi delapan parameter tanda vital tubuh secara cepat dan efisien.

Tim mahasiswa angkatan 2022 bernama Masuk Surga ini beranggotakan Nehemy Davis Suryanto, Andi Lisnaini Ramadhani, dan Wean Harmiwan Bontong. Mereka mengembangkan Hi-Me! bersama dosen pembimbing Nada Fitrieyatul Hikmah ST MT.

“Alat ini merupakan hasil brainstorming tim kami dengan dosen pembimbing,” ujar Andi Lisnaini Ramadhani, Kamis (15/1/2026).

Bacaan Lainnya
Jawaban atas Antrean Panjang Layanan Kesehatan

Andi menjelaskan, gagasan Hi-Me! berangkat dari dorongan dosen pembimbing untuk mengembangkan riset tugas akhir menjadi inovasi terapan. Fokus utamanya adalah efisiensi layanan kesehatan, khususnya untuk memangkas waktu antrean pasien.

Hi-Me! dirancang untuk membantu mengurangi waktu antrean pasien yang kerap melebihi batas 60 menit sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan,” kata Andi.

Hi-Me! memanfaatkan lima sensor utama untuk mengukur tinggi badan, berat badan, suhu tubuh, laju pernapasan, dan denyut nadi. Selain itu, tiga model deep learning digunakan untuk mengestimasi tekanan darah sistolik, diastolik, serta kadar gula darah secara non-invasif.

“Delapan parameter tanda vital dapat diukur hanya dalam waktu sekitar tiga menit,” ujarnya.

Rekam Medis Digital Berbasis Web

Selain skrining cepat, Hi-Me! dilengkapi sistem rekam medis elektronik (electronic medical record/EMR) berbasis web. Sistem ini memungkinkan pengguna menyimpan dan mengakses riwayat pemeriksaan secara daring.

“Walau belum terintegrasi langsung dengan sistem rumah sakit, EMR berbasis web ini memudahkan penyimpanan dan akses data hasil pemeriksaan,” jelas Andi.

Dari sisi efisiensi, Hi-Me! mengintegrasikan seluruh sensor ke dalam satu perangkat. Menurut tim, pendekatan ini memudahkan tenaga medis memperoleh data awal kondisi pasien secara praktis dan terkalibrasi.

“Dengan satu alat, delapan parameter tubuh terdeteksi otomatis dan telah melalui pengujian kalibrasi,” tambahnya.

Pos terkait