Di periode long weekend ini, Surabaya kembali diposisikan sebagai kota singgah yang ringkas—mudah dijelajahi, ramah keluarga, dan kaya pengalaman—dari satu titik pusat di jantung kota.
Menyambut lonjakan wisatawan domestik, Four Points by Sheraton Surabaya Tunjungan Plaza menghadirkan rekomendasi destinasi sekaligus itinerary family getaway tiga hari yang dirancang praktis dan nyaman. Fokusnya sederhana: menikmati Surabaya tanpa repot berpindah jauh, dengan pengalaman yang tetap berlapis—heritage, edukasi, ruang terbuka hijau, hingga gaya hidup urban.
Anindya Vika, Marketing Communication Manager Four Points by Sheraton Surabaya Tunjungan Plaza, menjelaskan bahwa konsep ini menyasar keluarga yang ingin memaksimalkan waktu liburan tanpa kehilangan esensi kota. “Surabaya punya banyak wajah dalam radius yang relatif dekat. Itu yang kami rangkai agar liburan terasa ringan, tetapi tetap berkesan,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).
Hari Pertama: Gaya Hidup Kota dan Waktu Keluarga
Hari pertama diarahkan pada adaptasi ritme kota. Setibanya di Surabaya, tamu disarankan langsung menikmati kemudahan akses ke Tunjungan Plaza, pusat perbelanjaan terbesar di kota yang menyatukan restoran, hiburan keluarga, dan kebutuhan harian dalam satu kawasan terintegrasi.
Sore menjelang malam, perjalanan berlanjut dengan berjalan santai di Jalan Tunjungan. Koridor bersejarah ini menyuguhkan pertemuan arsitektur kolonial dengan denyut kota modern—ruang yang pas untuk menikmati sore bersama keluarga sambil mengabadikan momen liburan. “Area ini selalu menjadi favorit karena atmosfernya yang hidup, tetapi tetap ramah untuk keluarga,” kata Vika.
Hari Kedua: Jejak Sejarah dan Ruang Bernapas
Hari kedua dibuka dengan kunjungan ke Kawasan Ampel, salah satu simpul sejarah penting Surabaya yang merekam perjalanan budaya dan religi kota pelabuhan ini. Selain nilai historisnya, kawasan Ampel juga dikenal dengan denyut kuliner lokal yang khas.
Dari sana, keluarga diajak menyusuri Kota Lama Surabaya, kawasan museum dan bangunan kolonial yang dikemas sebagai ruang edukatif. Informasi sejarah disajikan ringan, visual, dan mudah diakses lintas usia—menjadikannya destinasi yang bersahabat bagi anak-anak maupun orang dewasa.
Sore hingga malam hari, tempo liburan dilonggarkan di Taman Bungkul. Ruang terbuka hijau ini menawarkan area bermain anak, jalur pedestrian, serta suasana santai yang mencerminkan wajah Surabaya sebagai kota ramah keluarga—aktif, tetapi tidak tergesa.





