“Labil” Bahlil Soal Investasi Asing di IKN: Dulu Ada, Sekarang Menjadi Tidak Ada Investor

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Foto: Bisnis/Himawan L Nugraha

Berdasarkan rangkuman Samudrafakta, berikut pernyataan berbeda-beda Bahlil:

Juni 2023

Saat menghadiri Rapat Kerja  dengan Komisi VI, pada 9 Juni 2023, Menteri Bahlil menyatakan sudah ada 228 perusahaan dalam dan laur negeri yang menandatangani Letter of Intent (LOI) di IKN.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, DPR menanyakan soal proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Salah satunya dari Harris Turino, Fraksi PDI Perjuangan.

“Jadi memang komitmen investasinya belum ada ya pak ya?,” tanya Harris kepada Bahlil, Jumat (9/6/2023).

Bahlil menjawab bahwa kini baru ada 228 perusahaan dalam dan luar negeri yang sudah menandatangani letter of intent (LOI). Per tanggal 31 Mei 2023, sudah ada kunjungan dari 95 perusahaan.

Harris pun menagih berapa nilai investasi yang akan dikeluarkan. “Kalau begitu karena kami punya komitmen jangan dulu diumumkan. Pada saat mereka masuk konstruksi baru kami umumkan,” jawab Bahlil.

“Kami Kementerian Investasi mengumumkan bukan nanti akan. Kami punya satu medotologi, teken running, baru kita umumkan. Kalau baru rencana tidak kami umumkan,” lanjutnya.

Bahlil juga menyampaikan, kini tengah dilakukan pembangunan infrastruktur dasar, melengkapi pelabuhan dan jalan yang sudah ada. Di samping itu dilakukan pembagian tanah untuk penyusunan paket investasi.

Pos terkait