Kopdes Nyeleneh di Tambak, Menkop Ferry Berdalih Itu Pilihan Desa

Bangunan Kopdes Merah Putih di Desa Langgenharjo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati yang berada di tengah tambak ikan dan berdampingan dengan embung desa. Lokasinya berjarak sekitar 150-300 meter dari permukiman warga. (Istimewa)

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut lokasi Koperasi Desa Merah Putih yang janggal tak sampai 10 unit. Penentuan titik bangunan merupakan hasil musyawarah tingkat desa.

​Menteri Koperasi Ferry Juliantono merespons polemik pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDMP di sejumlah lokasi yang dinilai tidak ideal. Ia menyebut jumlah bangunan dengan lokasi janggal sangat kecil dibandingkan total target.

​”Saya pernah menyampaikan bahwa yang tidak ideal itu mungkin kurang dari 10 dari 30 ribuan yang sedang dibangun,” kata Ferry dalam siniar Filonomics yang tayang di kanal YouTube Kompas.com, Selasa (25/8/2026). Sebanyak 30.000 koperasi tersebut ditargetkan beroperasi akhir tahun ini.

​Ihwal penentuan titik bangunan, Ferry menegaskan hal itu telah disepakati melalui musyawarah di tingkat desa. Ia memastikan pemerintah pusat tidak mengabaikan masukan warga, tetapi menghormati keputusan dari pemerintah desa.

Bacaan Lainnya

​”Bukan kita menafikan masukan itu. Tapi penentuan lokasi, meskipun itu tidak ideal, sudah dilaksanakan melalui musyawarah di desa,” ucap Ferry. Ia menambahkan, pemerintah desa akan merumuskan solusi bila timbul kendala teknis di kemudian hari.

​Laporan Lokasi Janggal

​Sebelumnya, kementerian menerima sejumlah aduan melalui pusat panggilan terkait lokasi koperasi yang viral. Beberapa laporan menyebutkan bangunan berdiri di tengah kuburan hingga mengorbankan gedung sekolah dasar.

​Ferry menepis kabar pembongkaran sekolah tersebut dan menyebut bangunan koperasi hanya memanfaatkan jalan kecil di sebelahnya. Untuk kasus di area pemakaman, ia mengklarifikasi letaknya berada di pinggir, bukan di tengah kuburan.

​Selain itu, sejumlah lokasi koperasi di daerah lain turut menuai sorotan. Di Wonogiri, dua bangunan beda desa berdiri saling berhadapan. Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan menilai lokasi itu justru strategis karena berada di pinggir jalan utama.

​Di Majalengka, sebuah koperasi terekam pesawat nirawak seolah berada di tengah hutan terpencil. Namun, Kepala Desa Cikaracak Aon membantah kesan terisolasi tersebut dan memastikan bangunan berada di jalur hidup penghubung antarkecamatan.

​Sementara itu, bangunan koperasi di Desa Langgenharjo, Pati, didirikan di tengah tambak ikan dan jauh dari permukiman. Didik Mulyono, warga setempat, tidak sepakat dan khawatir keberadaan koperasi itu kurang dimanfaatkan masyarakat.

​”Lokasinya terlalu jauh dari rumah warga. Di sekelilingnya juga tambak semua. Saya khawatir nanti masyarakat justru malas datang,” ujar Didik.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan