Persebaya dan Pemkot Surabaya sudah beberapa kali bertemu membahas ini. Bahkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terlibat langsung dalam beberapa pertemuan itu. Termasuk pertemuan terakhir antara Eri Cahyadi dan Azrul Ananda (CEO Persebaya).
Dalam berbagai pertemuan itu, Eri Cahyadi menyambut baik ajakan kolaborasi itu. Apalagi di luar negeri, klub-klub yang selama ini menjadi ikonik kota memang punya kolaborasi serupa.
“Saya ingin Pemerintah Kota dan Persebaya ini terus berjalan
beriringan. Berkolaborasi bersama. Hal ini yang menjadi salah satu legacy yang ingin saya tinggalkan pada siapapun nanti wali kota-nya,” ujar Eri.
Semangat kolaborasi antara Pemkot Surabaya dan Persebaya mendapatkan dukungan dari legislator di Surabaya. Anggota Komisi B DPRD Surabaya, M. Machmud, setuju dengan rencana kolaborasi Pemkot Surabaya dan Persebaya terutama semangat membangkitkan UMKM dan pasar-pasar di Kota Pahlawan.
Ia juga setuju jika tenant yang memiliki nilai historis dan kedekatan emosional dengan warga Surabaya seperti Persebaya Store mendapat ruang kolaboratif di Pasar Tunjungan, yang selama ini dikelola Pasar Surya.
Menurutnya, hal itu dapat menjadi magnet yang menarik arus pengunjung dan menciptakan multiple-effect bagi pelaku
UMKM di sekitarnya.
“Apalagi ada rencana membawa activity-activity Persebaya yang selama ini
mendatangkan massa besar bisa dilakukan di pasar-pasar yang selama ini belum
teroptimalkan promosinya,” kata Machmud. ***





