Ketahui Penyebab Rem Blong dan Cara Menanganinya, Biar Tak Celaka di Jalan

Beberapa hal terkait rem perlu diperhatikan betul-betul untuk menghindari terjadinya kecelakaan gegara rem blong. (Ilustrasi Istimewa)
Kecelakaan lalu lintas kerapkali terjadi gegara rem blong. Yang terbaru terjadi di gerbang tol Ciawi, Bogor, pada Selasa, 4 Februari lalu. Pengereman kendaraan tidak berfungsi dengan baik, bahkan gagal total, sehingga kendaraan tidak bisa dihentikan. Apa yang perlu dilakukan agar kejadian serupa tak terus berulang?

Rem blong merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas yang berakibat sangat fatal, terutama jika yang blong adalah rem kendaraan berat seperti truk dan bus.

Rem bisa blong karena banyak faktor, antara lain:

Kehabisan minyak rem. Kondisi ini akan menyebabkan tekanan hidrolik berkurang, sehingga rem tidak akan berfungsi dengan baik.

Bacaan Lainnya

Kampas rem habis atau aus. Kondisi ini akan menimbulkan gesekan tidak maksimal sehingga daya pengereman berkurang.

Overheating atau panas berlebih. Disebabkan karena penggunaan rem nonstop, terutama saat berada di jalan menurun, hingga menyebabkan rem panas dan kehilangan efektivitasnya.

Masalah pada master rem. Kerusakan pada master rem akan menghambat aliran minyak rem dan membuat sistem pengereman tidak bekerja.

Kegagalan mekanik. Misalnya, kabel rem putus atau cakram rem retak.

Melansir Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, untuk mengatasi rem blong saat berkendara, pengendara dapat melakukan beberapa hal. Pertama-tama, tidak panik dan harus tetap fokus mengendalikan kendaraan dengan tenang.

Setelah itu, gunakan rem tangan (handbrake) dengan cara menarik rem tangan secara perlahan agar kendaraan melambat. Turunkan gigi ke yang lebih rendah agar efek engine brake membantu mengurangi kecepatan.

Jika berada di ruas tol, gunakan jalur darurat untuk berhenti perlahan. Nyalakan klakson dan lampu hazard untuk memberi tanda kepada pengguna jalan lain agar menghindari kecelakaan.

Jika tidak bisa mengelak, arahkan kendaraan ke tempat yang aman. Cari area berumput atau benda lunak untuk menabrakkan kendaraan untuk menghentikannya dengan dampak minimal, serta meminimalisir kecelakaan yang parah.

Untuk mecegah terjadi rem blong, lakukan pemeriksaan rutin kendaraan di mekanik atau bengkel kendaraan. Jangan lupa tetap fokus ketika berkendara, dan mematuhi rambu lalu lintas.***

Pos terkait