Kapolri Prioritaskan Rekrutmen Anggota dari Jalur Santri, Katanya Lebih Kuat Tahan Godaan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprioritaskan rekrutmen Polri dari jalur santri untuk tahun 2025 ini. (Tangkapan Layar Youtube Polri TV)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan jika rekrutmen anggota polisi melalui jalur santri menjadi salah satu program prioritas Polri. Kebijakan itu diambil, kata Sigit, karena santri dinilai lebih kuat menahan godaan saat bertugas.

“Tentunya rekrutmen jalur santri ini menjadi salah satu program prioritas di kepolisian, karena kita ingin punya polisi polisi yang tidak hanya paham tentang ilmu kepolisian, namun juga memiliki kematangan di dalam karakter kesehariannya,” kata Sigit di Munas dan Konferensi Besar (Konbes) NU di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu, 5 Februari 2025.

Menurut Sigit, santri yang menjadi polisi dianggap lebih kuat menghadapi godaan saat bekerja, karena memiliki iman yang kuat.

Pada acara itu, dia mengucapkan terima kasih kepada NU karena telah membantu Polri memberikan kader untuk menjadi polisi. Dia mengklaim keberadaan santri di kepolisin telah memperbaiki citra Polri di mata masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Karena dibekali dengan iman yang kuat, sehingga pada saat menghadapi tantangan, godaan, semuanya bisa bertahan, Oleh karena itu rekrutmen jalur santri tentunya menjadi hal yang harus kita lanjutkan,” ujar Sigit.

“Terima kasih, kami mendapatkan rekrutmen-rekrutmen baru, anggota-anggota Polri baru yang bisa kita tampilkan di masyarakat menjadi polisi polisi baik,” sambungnya.

Secara terpisah, Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo mengatakan, selain santri, Polri juga memberikan kesempatan bagi para hafiz Al-Quran dalam rekrutmen proaktif (rekpro) Polri. Dia berharap, rekrutmen ini dapat menghasilkan anggota kepolisian yang berintegritas dan berkarakter kuat.

Menurut Dedi,  santri dan harfidz Al-Quran memiliki nilai lebih dalam kedisiplinan, moralitas, dan kemampuan beradaptasi.

“Merekrut polisi dari pondok pesantren memiliki beberapa keuntungan, antara lain pendidikan karakter yang kuat, disiplin tinggi, serta kemampuan beradaptasi di berbagai situasi,” ujar Dedi dalam keterangan tertulis, Sabtu, 8 Februari 2025.

Dia menilai jika santri terbiasa hidup dalam lingkungan sederhana, memiliki kemampuan bekerja sama, serta dapat menghadapi tekanan dengan baik.

Sebagai informasi, selama ini Polri memang telah membuka rekpro untuk jalur santri. Berikut ini data rekpro Polri melalui jalur santri dari tahun ke tahun:

Pos terkait