Kapal-kapal Perang Buatan Uni Soviet Ini Menyokong Perjuangan Republik Indonesia

5. Kapal Serang Cepat Kelas Komar (Project 183-R) 

Komar Class memang amat ditakuti pada masanya karena kecepatannya mampu melejit hingga 44 knot.

Kapal Serang Cepat Kelas Komar (Project 183-R) (Dok. TNI AL)

Angkatan Laut RI kala itu mengoperasikan beberapa di antaranya:

Bacaan Lainnya
  • KRI Kelaplintah 601
  • KRI Kalmisani 602
  • KRI Sarpawasesa 603
  • KRI Sarpamina 604
  • KRI Pulanggeni 605
  • KRI Kalanada 606
  • KRI Hardadedali 607
  • KRI Sarotama 608
  • KRI Ratjabala 609
  • KRI Tritusta 610
  • KRI Nagapasa 611
  • KRI Gwawidjaja 612

6. Kapal Serang Cepat Kelas P-6

Indonesia menggunakan 14 unit kapal cepat P-6 class dalam jajaran alutsistanya. Sebagai kapal yang digunakan untuk memburu kapal selam dan serang permukaan ringan, kapal cepat torpedo P-6 class dipersenjatai dengan beberapa sistem persenjataan yang terbilang cukup berotot di masanya.

Kapal Serang Cepat Kelas P-6. (Dok. TNI AL)

Kapal jenis ini yang pernah digunakan TNI AL adalah:

  • KRI Angin Bahorok
  • KRI Angin Badai
  • KRI Angin Topan
  • KRI Angin Gending
  • KRI Angin Prahara
  • KRI Angin Pujuh
  • KRI Angin Pasat
  • KRI Angin Wambrau
  • KRI Angin Brubu
  • KRI Angin Tonggi
  • KRI Angin Grenggong
  • KRI Angin Wamandais
  • KRI Angin Kumbang
  • KRI Angin Ribut

7. Kapal Patroli Kronshtadt Class

Sebenarnya Kronshtadt Class adalah label yang disematkan oleh NATO, terhadap kapal ini. Sementara negara pembuatnya, Uni Soviet menyebutnya sebagai Project 122bis. Meski bukan kelas destroyer, kodrat kapal perang ini adalah sebagai pemburu dan penghancur kapal selam. Namun, karena fungsi utamanya tak dapat berjalan sebagaimana mestinya, kapal perang ini kemudian beralih peran sebagai kapal patroli di Indonesia. 

Kapal Patroli Kronshtadt Class. (Dok. TNI AL)

Indonesia menerima Kronshtadt Class yang telah ditingkatkan kemampuannya, yakni dengan pemasangan roket anti kapal selam RBU-1200. Dan khusus pesanan enam unit Indonesia ini, pihak Soviet memberi kode project 06. Mereka adalah:

  • KRI Barakuda 817
  • KRI Kakap 816
  • KRI Katula 811
  • KRI Landjuru
  • KRI Lapai
  • KRI Lumba lumba
  • KRI Mandidhang
  • KRI Momae 817
  • KRI Palu 818
  • KRI Pandrong 814
  • KRI Sura 815
  • KRI Tohok 829
  • KRI Tongkol
  • KRI Tjutjut
8. Kapal Patroli Besar Kelas Kraljevica

Selepas Konferensi Meja Bundar (KMB), militer Indonesia berusaha keras membangun kekuatan perangnya. Selain mengandalkan peralatan tempur eks hibah Belanda, mulai pertengahan tahun 50-an, TNI mulai mendatangkan alutsista ‘baru’ dari luar negeri. Dan salah satunya adalah pengadaan kapal patroli lepas pantai yang disebut sebagai Kraljevica Class.

Kapal Patroli Besar Kelas Kraljevica. (Dok. TNI AL)

Setidaknya ada 6 unit kapal Kraljevica Class yang digunakan oleh Angkatan Laut RI, yakni:

  • KRI Dorang 822
  • KRI Layang 819
  • KRI Krapu 821
  • KRI Bubara 516
  • KRI Lemadang
  • KRI Todak 823

Foto-Foto: Instagram @koarmada2

(Toni)

Pos terkait