Menurutnya, stasiun sebagai titik awal dan akhir perjalanan memiliki peran penting dalam menghadirkan pengalaman penumpang. Karena itu, dekorasi tematik kemerdekaan di Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang dihadirkan untuk menciptakan suasana yang selaras dengan momentum nasional.
“Stasiun merupakan titik awal dan akhir perjalanan banyak masyarakat. Kami ingin ketika penumpang datang ke stasiun, mereka langsung merasakan atmosfer kemerdekaan. Begitu pula ketika kereta berangkat dan melintasi berbagai daerah, semangat Merah Putih tetap hadir menemani perjalanan,” kata Mahendro.
Ia menambahkan, kereta api tidak sekadar menjadi moda transportasi yang membawa penumpang dari satu kota ke kota lainnya, tetapi juga menjadi bagian dari mobilitas masyarakat dan pergerakan ekonomi antardaerah.
“Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka merupakan perjalanan panjang yang terus dilanjutkan bersama. KAI ingin mengambil bagian dalam perjalanan tersebut melalui layanan transportasi yang menghubungkan masyarakat dan berbagai pusat aktivitas. Merah Putih yang bergerak bersama kereta api menjadi simbol bahwa Indonesia terus bergerak maju,” tambah Mahendro.
Semangat tersebut dirangkum melalui pesan “Merah Putih Terus Melaju, 81 Tahun Indonesia, Satu Semangat Perjalanan Bangsa.” Pesan ini menggambarkan peran kereta api sebagai bagian dari perjalanan Indonesia, ketika masyarakat bergerak dari satu kota ke kota lainnya, berbagai aktivitas berlangsung, dan konektivitas antardaerah terus tumbuh. ***





