Film animasi Jumbo sukses menembus angka 7 juta penonton dalam waktu kurang dari 30 hari penayangan di bioskop. Namun, capaian ini ternyata masih di bawah dua film Indonesia lainnya.
__________
Berdasarkan data per Ahad, 27 April 2025 siang, Jumbo, garapan sutradara Ryan Adriandhy ini, telah ditonton oleh 7.155.920 penonton.
Capaian tersebut ternyata tak lantas menempatkan Jumbo di puncak posisi film Indonesia terlaris. Masih di bawah dua film lain, yaitu KKN di Desa Penari (2022) dengan jumlah penonton 10.061.033 masih bertahan di posisi pertama, dan Agak Laen (2024) dengan 9.125.188, yang masih bertahan di posisi dan kedua.
Sedangkan Jumbo tempati film Indonesia ketiga terlaris dalam sejarah perfilman Indonesia—menyalip Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 dan Pengabdi Setan 2: Communion yang kini berada di peringkat 4 dan 5.
Dengan perolehan 7 juta penonton, Jumbo diprediksi sudah mengantongi angka box office lebih dari Rp287 miliar bila satu tiket dipatok seharga Rp41 ribu.
Jumbo masih berpeluang untuk terus menambah pundi-pundi penonton, walau untuk mencapai Agak Laen dan KKN Di Desa Penari tampaknya akan sulit.
Pasalnya, film produksi Visinema Studios yang tayang sejak Lebaran 2025 itu butuh setidaknya 2,2 juta penonton untuk menyusul Agak Laen, sehingga setidaknya perlu 3 minggu lagi untuk film ini mencapai angka tersebut.
Di sisi lain, Jumbo bakal berhadapan dengan sederet film baru, seperti The Accountant 2 yang dibintangi Jon Bernthal dan Ben Affleck, dan Thunderbolts yang dibintangi Florence Pugh dan Sebastian Stan.
Sebagai informasi, selanjutnya, Jumbo akan tayang di bioskop Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam mulai Juni 2025. Film ini juga akan hadir di sejumlah negara Asia Tengah dan Eropa, seperti Rusia, Belarus, Ukraina, Moldova, Armenia, Azerbaijan, Georgia (termasuk Abkhazia dan South Ossetia), Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan, Estonia, Latvia, dan Lithuania. ***





