Cuaca panas di Arab Saudi membuat jemaah haji perlu disiplin minum air, memakai masker, makan teratur, dan segera melapor bila sakit.
Jemaah haji Indonesia diimbau menjaga imunitas tubuh selama berada di Arab Saudi. Cuaca panas, kepadatan aktivitas, dan interaksi dengan banyak orang dapat memicu keluhan batuk pilek, terutama menjelang rangkaian ibadah yang membutuhkan stamina kuat.
Kementerian Kesehatan mengingatkan jemaah agar tidak menyepelekan kebutuhan cairan tubuh. Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes RI Liliek Marhaendro Susilo meminta jemaah minum air putih sedikitnya 200 ml setiap jam.
“Jangan lupa minum air putih 200 ml per jam. Bisa ditambahkan oralit. Makan makanan bergizi yang disediakan panitia dan cukup istirahat 6-8 jam per hari,” kata Liliek Marhaendro Susilo, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes RI, dalam keterangan tertulis, Jumat, 14 Juni 2024.
Jangan Tunggu Sakit Berat
Liliek juga meminta jemaah memakai masker, mengonsumsi vitamin, dan rutin minum obat bagi yang memiliki penyakit penyerta. Jemaah yang mengalami keluhan kesehatan diminta segera menghubungi dokter kloter atau mendatangi pos kesehatan terdekat.
“Dianjurkan pakai masker dan minum vitamin, ya. Bagi yang memiliki penyakit komorbid, minum obat teratur. Bila ada keluhan, hubungi dokter kloter atau ke pos satelit,” ujar Liliek dalam keterangan yang sama.
Imbauan itu penting karena ibadah haji menuntut kesiapan fisik. Jemaah harus menjaga waktu makan, tidak memaksakan diri beraktivitas di luar ruang saat tubuh melemah, serta memanfaatkan waktu istirahat di sela rangkaian ibadah.
Kemenkes menyebut kebutuhan obat untuk jemaah, termasuk obat flu, tersedia di Klinik Kesehatan Haji Indonesia dan stok petugas kesehatan. Pemantauan dilakukan agar penanganan keluhan batuk pilek tetap mencukupi.
Panas Mencapai 38 Derajat
Kondisi cuaca menjadi perhatian tersendiri. Pada Minggu, 26 April 2026, prakiraan harian menunjukkan suhu maksimum di Makkah mencapai sekitar 38 derajat Celsius. Suhu maksimum di Madinah juga berada di kisaran 38 derajat Celsius.





