Jangan Anggap Remeh Banjir! Ini 10 Langkah Selamatkan Diri

ILUSTRASI bencana banjir. | FOTO: Istimewa
Banjir kembali merendam Jabodetabek. Warga harus siaga. Jangan tunggu air makin tinggi. Ini panduan ringkas cara selamat saat banjir dari BNPB.

__________

Banjir datang lagi. Hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah kawasan terendam.

Banjir bisa terjadi karena luapan sungai, danau, atau bahkan laut. Tapi jangan lupa: ulah manusia juga sering jadi biangnya.

Bacaan Lainnya

BNPB dalam Buku Saku Tanggap-Tangkas-Tangguh Menghadapi Bencana merilis panduan ringkas penyelamatan diri. Berikut ini sepuluh langkah penting yang perlu Anda pahami:

  1. Pantau informasi. Selalu update berita dari sumber terpercaya. Jangan telan mentah hoaks di media sosial.
  2. Segera evakuasi ke tempat yang lebih tinggi jika air mulai naik. Jangan menunggu.
  3. Waspada arus bawah dan saluran air. Genangan bisa menyembunyikan bahaya.
  4. Kenali risiko banjir bandang di wilayah Anda. Tanggaplah terhadap peringatan darurat.
  5. Siapkan evakuasi cepat. Amankan barang penting. Letakkan perabot di tempat tinggi atau luar rumah.
  6. Matikan listrik. Cabut semua alat elektronik. Jangan biarkan ada sambungan aktif.
  7. Ikuti instruksi petugas. Jangan nekat jalan di arus air. Naiklah perahu jika diminta evakuasi.
  8. Jika harus berjalan di air, pijaklah permukaan keras. Gunakan tongkat untuk mengecek dasar.
  9. Jangan mengemudi di genangan. Tinggalkan kendaraan. Lebih aman berjalan kaki.
  10. Waspadai aliran deras yang bisa datang tiba-tiba. Banjir bandang sering muncul tanpa aba-aba.

Setelah banjir surut, bahaya belum selesai. Jangan langsung pulang ke rumah sebelum ada izin resmi. Hindari genangan yang bisa mengandung racun atau sisa limbah. Jalan yang tampak aman bisa keropos dan amblas.

Jaga kesehatan. Cuci tangan dengan sabun setelah terkena air banjir. Dan tetap waspada. Hujan belum selesai.***

Pos terkait