“Banjir meluap ke pemukiman warga dan jalan nasional dengan ketinggian air 60-100 cm dan masuk ke rumah warga dengan ketinggian air 20-50 cm,” kata Widodo.
Dia menjelaskan hujan deras selama satu jam di daerah itu mengakibatkan luapan Sungai Banjarsari di Dusun Paguan, Desa Petung, Kecamatan Bangsalsari hingga merendam permukiman warga. “Banjir itu juga diakibatkan juga dari luberan persawahan dan pemukiman warga dan drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan,” katanya.
Ia menjelaskan banjir merendam beberapa desa di Kecamatan Bangsalsari, yakni Desa Petung, Tisnogambar, Sukorejo, dan Langkap dengan total korban terdampak mencapai 392 kepala keluarga (KK).
Di Kecamatan Balung, banjir melanda beberapa dusun di Desa Curahlele dengan jumlah korban terdampak 282 KK.
Total jumlah mereka yang terdampak banjir mencapai 674 KK dengan satu orang mengalami luka-luka atas nama Hadi Wicaksono (45) karena terkena tembok rumah yang roboh akibat bencana itu.





