Inilah Makanan Khas Idul Adha dari Berbagai Negara

Soal makanan istimewa saat Idul Adha, setiap negara memiliki khasnya masing-masing. Ada yang merayakan dengan makanan gurih, namun gak sedikit negara yang memilih untuk menyantap kue-kue kecil yang manis. Dilansir Gulftoday, berikut 7 makanan khas Idul Adha di berbagai negara dunia. Barangkali beberapa di antaranya bisa jadi inspirasi bagi Anda yang bosan dengan menu Idul Adha yang itu-itu saja.

  1. Sate dari Indonesia

Di Indonesia, sate menjadi makanan yang wajib ada di meja makan saat perayaan Idul Adha. Selain sate ayam, ada juga hidangan sate kambing di mana daging kambing dipotong kecil-kecil, kemudian ditusuk dengan tusukan sate. Potongan daging ini kemudian dibakar di atas arang hingga matang.

Agar lebih nikmat, sate kambing disajikan dengan sambal kecap atau saus kacang.

Bacaan Lainnya
  1. Nasi Biryani

Mendengar nama makanan satu ini, kamu mungkin akan langsung teringat dengan Arab Saudi dan negara Timur Tengah lainnya. Namun sebenarnya, makanan ini juga sangat populer di negara-negara Asia Selatan seperti Pakistan dan Afghanistan. Di hari raya Idhul Adha terutama, hampir semua rumah di dua negara ini akan menyajikan nasi biryani sebagai hidangan utama.

Nasi biryani sendiri adalah nasi yang dimasak dengan daging, sayuran, dan aneka rempah. Biasanya nasi biryani disantap dengan kuah kari yang kental.

  1. Tagine dari Maroko

Beralih ke Maroko, orang-orang di sana selalu menikmati semangkuk tagine saat hari raya Idul Adha tiba. Buat Anda yang belum tahu, tagine adalah sup yang terbuat dari rebusan sayur dan daging. Dua bahan ini dimasak dalam gerabah bertutup kerucut dalam waktu lama hingga menghasilkan kaldu yang lezat dengan daging yang empuk dan juicy.

Tagine sebenarnya enak dinikmati tanpa tambahan makanan pendamping apapun, namun orang Maroko selalu menyantapnya dengan couscous.

  1. Korma dari Bangladesh dan Maladewa

Makanan khas Idul Adha selanjutnya berasal dari anak benua India, seperti Bangladesh, Maladewa, dan beberapa negara lainnya. Di negara-negara ini, perayaan Idul Adha selalu identik dengan korma.

Korma di sini bukan buah manis untuk buka puasa, melainkan sejenis kari yang terbuat dari yogurt, krim, daging dan aneka jenis sayuran. Semua bahan dimasak dalam waktu yang lama sehingga menghasilkan hidangan berkuah kental yang lezat.

Sama seperti di Indonesia, orang-orang dari Bangladesh dan Maladewa menyantap semangkuk korma dengan nasi.

  1. Maqluba dari Timur Tengah

Alih-alih nasi biryani, orang-orang di Timur Tengah lebih suka menyantap maqluba saat hari raya Idul Adha tiba. Sama seperti nasi biryani, maqluba juga menggunakan nasi sebagai bahan utamanya. Bedanya, nasi dimasak dengan sayuran, daging domba, dan aneka rempah-rempah. Semua bahan dimasak dalam panci untuk waktu yang lama.

Untuk penyajiannya, maqluba yang sudah matang akan dikeluarkan dengan cara membalik panci di atas piring. Hasilnya, hidangan satu ini akan terlihat seperti kue ulang tahun.

  1. Kibbeh dari Turki

Sekilas, kibbeh terlihat seperti panada dari Indonesia. Bedanya, kibbeh atau yang juga dikenal dengan nama oruk ini terbuat dari tepung semolina.

Berbeda dengan panada yang kebanyakan diisi sayuran, kibbeh diisi dengan daging cincang yang dicampur dengan kacang-kacangan dan bumbu berupa rempah. Kibbeh yang sudah diisi penuh kemudian dipanggang hingga matang.

Selain Idul Adha, kibbeh juga disajikan dalam banyak acara besar seperti pesta pernikahan.

  1. Boulfaf dari Tunisia

Kalau Indonesia punya sate, maka Tunisia punya boulfaf. Sebenarnya, boulfaf ini juga termasuk sate. Tapi kalau sate dibuat dari daging kambing atau ayam, maka boulfaf terbuat dari hati kambing. Hati dipotong menjadi beberapa bagian kecil, lalu dibumbui dengan paprika, jintan, garam, dan merica. Setelah bumbu meresap, potongan hati ini kemudian ditusuk dan dipanggang hingga matang. Di Tunisia, hidangan ini sangat populer dan selalu disajikan saat perayaan Idul Adha.

Meski berbeda rasa maupun tampilannya, makanan khas Idul Adha di berbagai negara ini umumnya menggunakan daging sebagai bahan utamanya. Biasanya daging dimasak dengan aneka sayuran hingga matang.

(Septia)

Pos terkait