Ini Kata Pengamat ITS soal Bank Emas yang Baru Diresmikan

Bank Emas
Kepala Pusat Studi Pengembangan Industri dan Kebijakan Publik (PSPI-KP) ITS Dr Ir Arman Hakim Nasution MEng. Foto:Humas ITS
Peluncuran Bullion Bank atau Bank Emas pertama di Indonesia pada Rabu (26/2) menjadi langkah besar dalam pengembangan industri emas nasional. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) turut berperan penting dalam peresmian ini, khususnya melalui kajian kelayakan bisnis yang telah dilakukan sejak awal 2021.

Kepala Pusat Studi Pengembangan Industri dan Kebijakan Publik (PSPI-KP) ITS, Dr. Ir. Arman Hakim Nasution, M.Eng., menyebutkan bahwa pendirian Bullion Bank bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah emas dalam negeri. “Langkah ini harus diiringi dengan kebijakan dan peraturan yang saling mendukung agar dapat berjalan optimal,” ujar Arman dikutip dari laman ITS, Jumat, 28 Februari 2025.

Arman menegaskan bahwa regulasi perpajakan yang tepat serta penerapan standar wajib sangat diperlukan. Salah satunya, penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) pada produk emas untuk menjamin kualitas dan memitigasi risiko. “Tanpa standar yang jelas, akan sulit memastikan bahwa emas yang beredar memenuhi kualitas yang seharusnya,” kata Arman.

Proses penerapan kebijakan dan standar ini, menurut Arman, memerlukan waktu transisi sekitar dua hingga tiga tahun. Namun, ia optimistis bahwa langkah ini akan membangun kepercayaan konsumen dan memperkuat perdagangan emas di pasar internasional. “Kepercayaan konsumen sangat penting untuk menstabilkan pasar emas dalam negeri dan meningkatkan daya saing global,” paparnya.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Arman juga mendorong pengolahan emas oleh refinery dalam negeri agar bisa dilakukan secara mandiri. Dengan begitu, rantai pasokan emas bisa diperpendek dan biaya distribusi dapat ditekan. “Jika kita bisa mengolah emas sendiri, maka kita tak perlu bergantung pada pihak luar. Ini akan meningkatkan efisiensi industri emas nasional,” jelasnya.

Lebih lanjut, Arman menambahkan bahwa kehadiran Bullion Bank diharapkan bisa membawa stabilitas harga emas dalam negeri. Dengan harga yang lebih stabil, layanan tabungan emas dari Bullion Bank juga bisa menarik lebih banyak nasabah, baik individu maupun industri. “Dengan layanan ini, bukan hanya masyarakat yang diuntungkan, tetapi juga industri yang membutuhkan emas sebagai bahan baku,” ungkapnya.

Pos terkait