Meski gagal mencapai final, Saka menilai kemenangan atas Prancis menjadi penutup yang pantas bagi perjalanan Inggris. “Kami ingin bermain di final. Tapi kenyataannya kami bermain hari ini. Kami hanya ingin mengakhiri turnamen dengan kemenangan, dan kami berhasil melakukannya.”
Tuchel Puas, Deschamps Akui Salah
Pelatih Inggris Thomas Tuchel mendapat hasil manis setelah melakukan rotasi pemain. Menurut Saka, seusai pertandingan Tuchel menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh skuad. “Dia mengatakan bangga kepada kami. Kami membangun ikatan yang sangat kuat selama hampir tujuh minggu bersama.”
Sebaliknya, pelatih Prancis Didier Deschamps mengakui timnya tampil buruk pada babak pertama. “Kami tertinggal 4-0 karena bermain buruk. Itu kesalahan saya. Kami memang bangkit, tetapi tidak cukup untuk membalikkan keadaan,” kata Deschamps.
Pelatih yang mengakhiri masa baktinya bersama Les Bleus itu tetap optimistis generasi muda Prancis mampu kembali bersaing pada turnamen berikutnya.
Statistik Menarik
- Declan Rice mencetak gol pada detik ke-134, menjadi gol tercepat kedua Inggris sepanjang sejarah Piala Dunia setelah Bryan Robson pada 1982.
- Michael Olise menorehkan tujuh assist sepanjang turnamen, rekor terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia sejak statistik assist mulai dicatat pada 1966.
- Kylian Mbappe menutup Piala Dunia 2026 dengan 10 gol. Hanya Sandor Kocsis (11 gol) dan Just Fontaine (13 gol) yang pernah mencetak lebih banyak gol dalam satu edisi Piala Dunia.
- Bukayo Saka dinobatkan sebagai Michelob Ultra Superior Player of the Match.***