Setelah kegemilangan Arbi, Indonesia mengalami paceklik juara di pentas All England. Tunggal putra seolah mengalami kemunduran selama 30 tahun di All England. Namun dahaga gelar berhasil dihapus pada 2024. Kali ini Jonatan Christie tampil gemilang di final dengan mengalahkan Ginting.
“Ini bukan soal saya dengan Anthony. Tapi trofi ini untuk seluruh pemain tunggal putra Indonesia. Trofi ini sangat, sangat berarti bagi kami. Kami sudah mencoba beberapa kali, beberapa tahun, hingga akhirnya terwujud,” kata Jonatan Christie kepada @YonexAllEngland.
Selamat Jonatan. Terima kasih Ginting.◼︎

