Hasto Ajak ‘Hadapi Tekanan’ Bersama, Anies-Muhaimin Tanggapi Lain

“Belum ada komunikasi. Belum,” kata pria yang karib disapa Cak Imin ini, di kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Ahad (19/11). Namun demikian, Muhaimin tak menutup pintu untuk berkomunikasi dengan PDI-P sebagai partai politik koalisi pengusung Ganjar-Mahfud. 

“Pokoknya sebagai sesama jangan memutus silaturahmi kepada semua kandidat, jangan memutus silaturahmi, jangan memutus tali persahabatan,” kata Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Sedangkan Anies Baswedan, Capres yang berpasangan dengan Cak Imin, terkesan memberikan tanggapan yang ‘tidak sesuai harapan’ Hasto. Anies malah tidak fokus pada ‘tekanan politik’ sebagaimana dinrasikan Hasto. Malah, kata Anies, tekanan politik yang dia alami masih tidak sebanding dengan tekanan yang dirasakan rakyat selama ini.

Bacaan Lainnya

“Seberat-beratnya tekanan itu, tekanan (terhadap) rakyat lebih besar,” kata Anies di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Ahad, 19 November 2023. Menurut Anies, masyarakat Indonesia selama ini merasakan tekanan ekonomi yang besar. Contohnya, kata dia, seperti terbatasnya lapangan kerja untuk orang-orang berusia produktif.

Dia mengklaim bakal memperjuangkan agar tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat bisa hilang. “Mengapa sekarang kami memilih gerakan perubahan? Karena kami ingin rakyat yang mendapat tekanan besar terbebaskan,” ucap Anies.

Anies pun mengatakan akan menghadapi semua tekanan yang ada. Menurutnya, tantangan yang ada di hadapannya masih tergolong ringan. “Kami hadapi, karena tekanan yang kami alami tidak ada apa-apanya dibanding tekanan hidup rakyat,” kata dia.

Jadi, gimana nih Pak Hasto? Benar-benar sama-sama merasakan tekanan, lalu berkomunikasi dan bersatu, atau hanya gimmick?—Sulthon—

Pos terkait