Manifestasi Klinis Makin Beragam
Dr Agung mengungkapkan, manifestasi klinis DBD kini makin beragam. Virus Dengue tidak hanya menyerang pembuluh darah dan menyebabkan penurunan trombosit, tetapi juga dapat memicu lonjakan enzim hati secara masif.
“Bahkan, ada kasus khusus di mana virus Dengue langsung menginfeksi sistem saraf anak-anak dan menimbulkan gejala ensefalitis atau infeksi otak,” ungkapnya merujuk pada penelitian yang pernah berlangsung di Surabaya.
Sebagai langkah ke depan, Dr Agung menekankan penanganan DBD tidak bisa hanya mengandalkan satu cara. Pengembangan vaksin harus terus hadir dengan syarat mampu menetralisir virus tanpa memicu reaksi Antibody Dependent Enhancement.
“Edukasi masyarakat tidak boleh berhenti hanya pada 3M Plus, tetapi harus meluas pada deteksi dini dan standar tata laksana yang terintegrasi dari Puskesmas hingga fasilitas kesehatan rujukan,” tutupnya.***



