Fakta-fakta Terkait Penangkapan Terduga Teroris di Kota Batu

Rumah di Kelurahan Lingsir, Kota Batu, tempat di mana terduga teroris diamankan oleh Densos 88 Antiteror Polri. (Foto: SF/Toni)

Lokasi perumahan tergolong baru, karena dari informasi warga kampung, perumahan tempat di mana terduga teroris mengontrak itu baru ada sekitar tahun 2017. Bentuknya pun seperti perumahan klaster kecil, yang sebagian besar disewakan berupa vila dan rumah kontrakan.

7. Amankan sejumlah bahan pembuat bom

Proses penggeledahan di rumah terduga teroris dilakukan sejak pukul 08.45 WIB. Penggeledahan dan pengambilan barang bukti baru selesai pada Kamis siang (1/8/2024) sekitar pukul 13.45 WIB.

“Di TKP juga ditemukan peralatan pembuatan handak (bahan peledak). Yang ditemukan itu casing bom,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto.

Bacaan Lainnya
8. Kota Batu punya riwayat teroris kakap Dokter Azahari

Penangkapan terduga teroris di Kota Batu pada Rabu malam (31/7) mengingatkan penangkapan teroris kelas kakap, dokter Azahari, pada tahun 2005.

Jika ditarik mundur, di Kota Batu kala itu tim gabungan dari kepolisian juga menggerebek rumah persembunyian Azhari, gembong teroris paling dicari di Asia Tenggara. Pada penggerebekan 9 November 2005 itu, Azhari tewas ditembak mati, usai melakukan perlawanan ke polisi.

Lokasi rumah itu juga berada di kawasan villa, tepatnya di kawasan Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu. Kesamaan lokasi tempat tinggal terduga teroris berada di villa-villa.*

Pos terkait