Erick juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat memberikan motivasi keras kepada para pemain di ruang ganti setelah kekalahan dari Jepang. Dalam pertemuan itu, ia meminta seluruh pemain untuk introspeksi diri dan menunjukkan komitmen terhadap proyek yang sedang dijalankan.
“Saya bertanya kepada mereka, apakah masih percaya dengan proyek ini? Apakah kalian masih percaya kepada saya sebagai pemimpin? Jika tidak, saya siap mundur dari posisi Ketua Umum PSSI,” tegas Erick.
Para pemain menjawab serentak dengan menyatakan komitmen mereka. Erick menekankan bahwa target sembilan poin dari lima laga tersisa harus menjadi prioritas agar Timnas dapat finis di peringkat tiga atau empat. “Malam ini kita introspeksi diri. Kita masih punya peluang, tetapi semuanya harus bekerja lebih keras,” pungkasnya.***





